Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Juli 2021 | 14.07 WIB

Belum Diakui, Singapura Segera Umumkan Tingkat Kemanjuran Sinovac

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Singapura tidak memasukkan vaksin Sinovac dalam program vaksinasi nasional. Sebab kemanjurannya masih dipertanyakan. Vaksin asal Tiongkok itu baru akan diumumkan kemanjurannya dalam 4-6 pekan ke depan.

Sinovac telah mengirimkan lebih banyak data tentang suntikan Covid-19 ke Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA). HSA mengatakan kepada The Straits Times pada Kamis (15/7) bahwa mereka telah menerima data dari Sinovac pada 5 Juli dan akan memberikan pembaruan setelah evaluasi. HSA sedang melakukan tinjauan yang cermat dan menyeluruh terhadap data tambahan.

"Dan bertujuan untuk menyelesaikan evaluasi dalam empat hingga enam minggu. HSA akan memberikan pembaruan setelah keputusan peraturan dibuat," kata juru bicara HSA.

Baca juga: Rahasia Pengobatan Covid-19 di Singapura, Cepat Sembuh, Kematian Kecil

Vaksin Sinovac tersisih atau tidak dimasukkan dalam program vaksinasi nasional Singapura. Vaksin itu menunjukkan kemanjuran 51 persen. Sebaliknya, vaksin Moderna dan Pfizer-BioNTech/Comirnaty, yang keduanya merupakan bagian dari program vaksinasi nasional Singapura, telah menunjukkan tingkat kemanjuran sekitar 90 persen.

Vaksin Sinovac saat ini sedang diberikan di Singapura di bawah Rute Akses Khusus untuk meningkatkan cakupan vaksinasi secara keseluruhan. Pada 3 Juli, 17.296 orang telah menerima satu dosis vaksin Sinovac.

HSA mengatakan bahwa Sinovac mengajukan aplikasi Pandemic Special Access Route untuk vaksinnya ke HSA pada Desember tahun lalu. Perlakuan berbeda juga diterima oleh warga Singapura jika divaksinasi Sinovac.

"Individu yang telah menerima vaksin Sinovac Covid-19 tidak akan dibebaskan dari pengujian pra-acara (harus diswab)," menurut Kementerian Kesehatan Singapura.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung sebelumnya mengatakan bahwa orang yang telah menerima suntikan Covid-19 Sinovac dikecualikan dari fasilitas seperti pengecualian pengujian. Hal itu karena kemanjuran Sinovac dipertanyakan. Tidak ada data yang cukup untuk menunjukkan seberapa efektif vaksin Tiongkok terhadap varian Delta yang lebih menular.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore