
Photo
JawaPos.com - Singapura akhirnya mengizinkan vaksin Covid-19 Sinovac dalam program Rute Akses Khusus (SAR). Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura menyambut baik pengumuman izin darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa(1/6).
Menanggapi pertanyaan dari The Straits Times, Kemenkes mengatakan bahwa dengan perkembangan terbaru ini, Sinovac akan diizinkan di bawah SAR. Vaksin buatan Tiongkok bukan bagian dari program nasional Singapura. Sehingga mereka yang memilih untuk menerimanya tidak akan memenuhi syarat untuk Program Bantuan Keuangan Cedera Vaksin (Vifap) jika mereka mengalami reaksi yang merugikan.
Kemenkes mengatakan akan merilis rincian lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang tentang bagaimana institusi kesehatan swasta dapat mengajukan permohonan untuk menjadi penyedia berlisensi. Kemenkes menambahkan bahwa sedang mengerjakan perincian tentang harga, proses persetujuan yang diinformasikan, dan keselamatan pasien yang lebih memilih untuk diberikan suntikan Sinovac.
Baca juga: Hasil di Uruguay, Vaksin Sinovac Manjur 97 Persen Kurangi Kematian
Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan bahwa lembaga kesehatan berlisensi dapat mengajukan permohonan ke Kemenkes untuk memanfaatkan stok vaksin yang ada di Singapura sebanyak 200 ribu dosis Sinovac, yang dikirimkan awal tahun ini. Sinovac menggunakan virus Korona yang tidak aktif untuk melindungi diri dari Covid-19. Beberapa penyedia layanan kesehatan swasta tertarik untuk menawarkan vaksin di bawah SAR.
Chief executive officer Northeast Medical Group, dr Tan Teck Jack, mengatakan rantai kliniknya bermaksud menawarkan vaksin itu untuk membantu seluruh populasi diinokulasi secepat mungkin. "Kami akan berterima kasih jika Kemenkes memberikan arahan kepada kami. Tetapi kami juga dapat berhubungan langsung dengan perwakilan lokal dari perusahaan farmasi mana pun sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Baca juga: Tambah 8 Juta Vaksin Bulk Sinovac, Indonesia Amankan Pasokan Vaksin
Dia mengatakan, meski belum mengetahui harga vaksin saat ini, pihaknya berupaya agar biaya tetap terjangkau bagi pasien. “Karena ini adalah bagian dari inisiatif nasional dengan tujuan yang lebih luas, itu tidak akan memanfaatkan keuntungan,” jelasnya.
Seorang dokter senior dengan penyedia layanan telemedicine Doctor Anywhere, dr Raymond Ong, mengatakan selain bertujuan untuk menawarkan vaksin Sinovac di kliniknya, kelompok tersebut juga berharap untuk memasukkannya ke dalam layanan pengobatan keliling dan membawa obat tersebut ke depan pintu masyarakat. “Kami memahami bahwa beberapa orang mungkin tidak dapat meninggalkan rumah mereka untuk mendapatkan vaksinasi,” jelasnya.
Pendiri EH Medical dr Seow En Hao mengatakan juga berminat untuk Sinovac. Sasarannya adalah untuk pasien yang tidak diizinkan untuk mengambil vaksin mRNA karena alasan medis atau yang memilih untuk tidak mengambil karena takut akan efek samping dari vaksin yang tersedia saat ini.
"Beberapa menginginkan vaksin Sinovac karena mereka ingin melakukan perjalanan ke Tiongkok karena Tiongkkk saat ini hanya mengakui vaksinasi yang dilakukan dengan vaksinnya," katanya.
Raffles Medical Group, yang juga memiliki 53 klinik dokter umum di sini, mengatakan sedang menunggu instruksi dari Depkes dan mengevaluasi pengumuman SAR. Thomson Medical dan Fullerton Health juga tertarik.
Pensiunan Goh Lam Woo, 83, telah menunggu berbulan-bulan untuk mendapat vaksin Sinovac. Tetapi dengan memburuknya pandemi, dia memutuskan untuk membeli Pfizer-BioNTech minggu lalu saat menemani istrinya yang juga disuntik.
Namum, warga lainnya, Spring Victoria Zaccheus mengatakan dia tidak mungkin memilih Sinovac karena tingkat kemanjuran dilaporkan lebih rendah daripada vaksin Pfizer dan Moderna. “Saya tidak merasa aman mendapatkan Sinovac," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
