Ilustrasi: Nyuyen. (Pixabay)
JawaPos.com - Setiap Timnas sepak bola Indonesia bertanding melawan Vietnam, para penonton kerap diperlihatkan nama-nama pemain Vietnam yang memakai kata “Nguyen”.
Ternyata, Nguyen adalah nama keluarga di Vietnam. “Nguyen” bukan sekadar identitas personal. Lema itu adalah simbol sejarah dan warisan budaya Vietnam yang telah melintasi dinasti, revolusi, dan diaspora global.
Dengan lebih dari 40 persen populasi Vietnam menyandang nama itu. Nguyen menjadi nama keluarga paling umum di negara tersebut dan salah satu yang paling dikenal di dunia.
Menurut laporan dari Adventure Journey, nama Nguyen berasal dari karakter Tionghoa kuno yang merujuk pada alat musik dawai. Migrasi dari Tiongkok ke Vietnam sejak abad ke-4 Masehi membawa nama ini ke wilayah Indochina. Lalu mengalami adaptasi fonetik menjadi “Nguyen” dalam bahasa Vietnam. “Nama ini bukan hanya warisan linguistik, tapi juga jejak sejarah panjang tentang asimilasi dan identitas nasional,” tulis dalam Adventure Journey.
Popularitas nama Nguyen melonjak tajam akibat pergolakan politik. Ketika Dinasti Lý digulingkan pada 1232. Penguasa baru Trần Thủ Độ memaksa keturunan Lý untuk mengganti nama keluarga mereka menjadi Nguyen.
Fenomena serupa terjadi saat Dinasti Hồ dan Mạc runtuh. Banyak keturunannya memilih nama Nguyen untuk menghindari pembalasan politik.
“Mengganti nama menjadi Nguyen adalah strategi bertahan hidup dalam lanskap politik yang penuh risiko,” ujar peneliti budaya dari VNU HCMC seperti dikutip oleh Vietcetera.
Dinasti Nguyen sendiri memerintah Vietnam dari 1802 hingga 1945. Dimulai oleh Kaisar Gia Long (Nguyen Anh). Tokoh-tokoh besar seperti Ho Chi Minh (lahir dengan nama Nguyen Sinh Cung) dan Jenderal Nguyen Hue turut memperkuat posisi nama ini dalam narasi nasional.
Di luar Vietnam, diaspora Nguyen tersebar luas. Di Amerika Serikat, nama ini menempati urutan ke-38 dalam sensus 2010, dengan lebih dari 437.000 orang menyandangnya.
Di Australia, Nguyen bahkan menjadi nama keluarga kedua paling umum setelah “Smith” di buku telepon Melbourne 2006. “Fakta bahwa nama Asia bisa berdiri sejajar dengan nama-nama Barat di daftar global menunjukkan kekuatan diaspora Vietnam,” tulis International Business Times dalam Adventure Journey.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
