
Ketua dan DPD Sultan Bachtiar Najamudin (ketiga kanan) menyambut kedatangan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (tengah) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta.
JawaPos.com - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menegaskan larangan total screen time bagi anak-anak yang masih balita. Ia menyebut bahwa gawai tidak boleh dijadikan sebagai pengasuh instan untuk menenangkan anak.
“Untuk bayi dan balita, sainsnya jelas: Tidak ada waktu layar sama sekali," ujarnya dikutip dari YouTube resmi Perdana Menteri Singapura, Senin (19/8).
Ia menambahkan bahwa orang tua juga harus lebih bijak dalam mengatur pemakaian gawai pada remaja.
“Meskipun untuk pemuda, kita harus berhati-hati dan membatasi waktu layar mereka. Ini berarti kita tidak harus menggunakan gawai sebagai penjaga bayi hanya untuk menjaga anak-anak kita dengan tenang atau terkumpul,” ujarnya.
Menurutnya, dunia nyata jauh lebih penting untuk perkembangan anak.
“Sebaliknya, kita harus memperkuat mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu di luar, bermain, berkawan, dan beraktif," tutur Lawrence.
"Biarkan mereka berlari-lari di taman dan taman permainan. Beri mereka ruang untuk menjelajahi untuk mencoba, mengambil beberapa langkah dan kembali ke atas lagi. Melalui semuanya, mereka bisa belajar, berkembang, dan mendapatkan kepercayaan di dunia nyata, bukan dunia virtual,” jelasnya.
PM Singapura juga menyinggung soal dukungan pemerintah bagi orang tua agar tak menyerahkan anak pada gawai.
“Kita akan melakukan lebih banyak untuk mendukung ibu bapa dalam perjalanan ini. Beberapa negara telah meneken undang-undang baru untuk memperkuat akses ke internet dan media sosial untuk anak-anak. Kita sedang belajar pengalaman mereka dengan dekat untuk memahami apa yang benar-benar berfungsi. Dan kita akan mempertimbangkan apa lagi yang bisa kita lakukan untuk memperkuat keamanan online untuk anak-anak,” katanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
