
Manga Jepang bikin panik karena dinilai berisi ramalan bencana yang akurat. (RoYuMi)
JawaPos.com - Sebuah manga Jepang berjudul The Future I Saw mendadak ramai diperbincangkan publik internasional. Itu karena isi cerita manga itu memprediksikan terjadinya bencana besar di Jepang berupa gempa bumi pada hari ini, Sabtu (5/7).
Ramalan komik tersebut ternyata membawa dampak pada aktivitas turis di Jepang. Banyak dari mereka ketakutan sampai memilih meninggalkan Jepang. Ada juga orang yang awalnya hendak pergi ke Jepang memilih membatalkan perjalanan mereka.
Dikutip The South China Morning Post (SCMP), kecemasan masyarakat terhadap ramalan ini mengakibatkan sejumlah maskapai penerbangan, khususnya dari Hong Kong, dikabarkan membatalkan penerbangan ke Jepang dan memilih menunda perjalanan mereka.
Wisatawan dari Hong Kong dan Tiongkok, yang dikenal masih memegang kuat tradisi dan spiritualitas, tercatat paling terpengaruh oleh ramalan ini.
Beberapa agen perjalanan mengakui adanya peningkatan jumlah pembatalan, terutama menjelang awal Juli 2025.
Salah satu perusahaan wisata besar di Hong Kong, WWPKG, menyatakan bahwa banyak klien mereka meminta penjadwalan ulang atau membatalkan paket liburan ke Jepang.
Akibatnya, jumlah wisatawan asing ke Jepang mengalami penurunan akibat adanya ramalan yang memicu kekhawatiran.Padahal pada April 2025 lalu, tercatat 3,9 juta wisatawan datang ke Jepang.
Gelombang kepanikan semakin menguat dengan adanya konten-konten viral di platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.
Sejumlah video menyebarkan narasi “hari kiamat Jepang” secara masif, hingga mengundang komentar dari beberapa paranormal yang mengklaim telah merasakan energi bencana besar.
Kekhawatiran tidak hanya datang dari warga Jepang atau wisatawan dari Tiongkok, namun juga mulai menjalar ke Asia Tenggara.
Wisatawan asal Thailand, Vietnam, bahkan Indonesia, kabarnya mempertimbangkan ulang rencana mereka menjalani liburan ke Jepang pada bulan ini.
Menanggapi kekhawatiran yang meluas, Ryo Tatsuki selaku penulis manga memberikan pernyataan resmi melalui penerbitnya.
Dia menjelaskan bahwa cerita dalam The Future I Saw murni diambil dari mimpi-mimpinya, tanpa ada maksud untuk meramal masa depan.
Ryo Tatsuki menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang peramal. Dia pun meminta publik untuk tetap percaya pada pendapat para ahli, bukan atas isi dari komik karyanya.
Meski telah ada klarifikasi dari sang kreator, efek dari narasi ini telanjur menyebar luas. Terutama dengan adanya media sosial seperti sekarang.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
