Suasana Gaza dengan asap mengepul setelah serangan udara Israel pada Selasa (21/11) / sumber: Antara
JawaPos.com – Hamas dan Israel telah sepakat untuk menghentikan sementara pertempuran di Gaza.
Dalam perjanjian tersebut, keduanya setuju untuk gencatan senjata selama empat hari dengan syarat pembebasan 50 perempuan dan anak-anak di bawah usia 19 tahun yang disandera oleh Hamas.
Hal itu dijadikan sebagai imbalan atas pembebasan 150 perempuan dan remaja Palestina yang ditahan oleh Israel.
Dari total sekitar 240 sandera sejak serangan pada Sabtu (7/10), 50 sandera diperkirakan akan dibebaskan secara bertahap selama periode gencatan terjadi.
Hamas menyatakan bahwa Israel setuju untuk menghentikan lalu lintas udara di utara Gaza dari pukul 10 pagi hingga 4 sore setiap hari selama gencatan senjata.
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (25/11), International Committee of the Red Cross (ICRC) mengumumkan dimulainya operasi untuk membantu pembebasan dan penyerahan sandera.
Sebelumnya, Komite Palang Merah Internasional ini memang berjanji akan memfasilitasi pembebasan para sandera tersebut.
Baca Juga: Makin Brutal! Israel Intensifkan Serangan Hebat Dua Hari Beruntun Sebelum Jeda Kemanusiaan Dimulai
Seorang juru bicara memastikan bahwa 24 sandera telah dievakuasi dari Gaza dan diserahkan kepada pemerintah Mesir di penyeberangan perbatasan Rafah.
Proses tersebut melibatkan transportasi melalui Mesir, karena satu-satunya negara selain Israel yang berbagi perbatasan dengan Gaza.
Dalam operasi tersebut, delapan anggota staf ICRC menyertai sandera dalam empat mobil yang berjalan beriringan.
Fabrizio Carboni, direktur regional ICRC untuk Timur Dekat dan Timur Tengah, mengungkapkan kepedihan mendalam yang dirasakan oleh anggota keluarga yang terpisah.
Ia menyatakan lega bahwa beberapa dari mereka akhirnya dapat berkumpul lagi setelah menderita begitu lama.
Meskipun demikian, tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai rincian pembebasan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022