
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan konferensi pers./Reuters - Abir Sultan Pool
JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (21/11) meminta pemerintahannya untuk menerima kesepakatan bagi para militan Hamas Palestina untuk membebaskan beberapa sandera di Gaza dengan imbalan gencatan senjata selama beberapa hari, bahkan ketika kematian seorang sandera dalam tawanan diumumkan.
Dilansir dari Reuters, para pejabat dari Qatar, yang telah mediasi negosiasi, serta AS, Israel dan Hamas selama berhari-hari mengatakan bahwa kesepakatan akan segera tercapai.
Sebelum berkumpul dengan seluruh jajaran pemerintahannya, Netanyahu bertemu pada hari Selasa (21/11) dengan kabinet perangnya dan kabinet keamanan nasional yang lebih luas untuk membahas kesepakatan tersebut.
Hamas diyakini menahan lebih dari 200 sandera, yang diculik ketika para pejuangnya menyerbu masuk ke Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang, menurut perhitungan Israel.
Perdana Menteri Israel mengatakan bahwa intervensi dari Presiden AS Joe Biden telah membantu meningkatkan kesepakatan sehingga mencakup lebih banyak sandera untuk konsesi yang lebih sedikit.
Namun Netanyahu mengatakan bahwa misi Israel yang lebih luas tidak berubah.
"Kami sedang berperang dan kami akan melanjutkan perang sampai kami mencapai semua tujuan kami. Untuk menghancurkan Hamas, mengembalikan semua sandera kami dan memastikan bahwa tidak ada seorang pun di Gaza yang dapat mengancam Israel," katanya dalam sebuah pesan yang direkam pada awal pertemuan pemerintah terbaru.
Jika disetujui, kesepakatan ini akan menjadi gencatan senjata pertama dalam perang di mana pengeboman Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza yang dikuasai Hamas.
Selain itu, menewaskan 13.300 warga sipil di daerah kantong kecil yang padat penduduknya dan menyebabkan sekitar dua pertiga dari 2,3 juta penduduknya kehilangan tempat tinggal, demikian menurut pihak berwenang di Gaza.
Seorang pejabat AS yang diberi penjelasan mengenai diskusi tersebut mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan mencakup 50 sandera yang diambil dari Israel, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dengan imbalan 150 tahanan Palestina dan jeda pertempuran selama empat atau lima hari.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan bahwa proposal kesepakatan pembebasan sandera telah disampaikan kepada Israel pada dini hari Selasa (21/11).
"Negara Qatar sedang menunggu hasil pemungutan suara pemerintah Israel atas proposal tersebut," katanya.
Hamas sampai saat ini hanya membebaskan empat tawanan yaitu warga negara AS Judith Raanan (59) dan putrinya, Natalie Raanan (17) pada 20 Oktober, dengan alasan ‘alasan kemanusiaan’, dan wanita Israel Nurit Cooper (79) dan Yocheved Lifshitz (85) pada 23 Oktober.
Sayap bersenjata dari kelompok militan Palestina, Islamic Jihad, yang ikut serta dalam serangan 7 Oktober bersama Hamas, pada Selasa malam mengumumkan kematian salah satu sandera Israel yang mereka tahan sejak serangan 7 Oktober terhadap Israel.
"Kami sebelumnya telah menyatakan kesediaan kami untuk membebaskannya karena alasan kemanusiaan, namun musuh mengulur-ulur waktu dan hal ini menyebabkan kematiannya," kata Brigade Al Quds melalui saluran Telegram.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
