Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 November 2023 | 13.13 WIB

RS Indonesia di Gaza Tidak Beroperasi, MER-C Tulis Surat Terbuka Untuk Para Pemimpin Dunia

Surat dari MER-C untuk para pemimpin dunia / sumber : X @mercindonesia

JawaPos.com – Kabar kurang menyenangkan datang dari Rumah Sakit Indonesia yang ada di Gaza. 

Melalui akun media sosial X pada Jumat (17/11), MER-C menyatakan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza sudah tidak dapat beroperasi.

“RS Indonesia sudah tidak bisa beroperasi, dan hampir semua RS di Gaza tidak berfungsi. Let’s scream to the world, viralkan. STOP GENOCIDE” tulis @mercindonesia.

Sebelumnya, pihak MER-C Indonesia mengabarkan bahwa mereka kehilangan kontak dengan para voluntir di Gaza selama 3 hari berturut-turut.  

Aksi penyerangan dan penjajahan yang terus dilakukan Israel terhadap Palestina masih belum mereda bahkan semakin parah. Beberapa hari terakhir, setelah menyerang pemukiman, kamp pengungsi dan universitas, rumah sakit menjadi sasaran selanjutnya bagi para tentara Israel.

Lebih dari satu bulan aksi genosida, korban terbunuh di Jalur Gaza mencapai lebih dari 11.000 nyawa yang terdiri lebih dari 4.000 anak-anak dan 3.000 lebih perempuan.

Bahkan sebelum itu, rumah sakit di Gaza seperti Rumah Sakit Indonesia dan Al Shifa terancam shutdown karena kehabisan bahan bakar yang pemasokannya diputus oleh Israel.

Para staf medis harus melakukan pengobatan terhadap pasien dengan peralatan seadanya tanpa lampu, tanpa anestesi dan tanpa peralatan yang perlu ditunjang listrik.

Banyak video yang tersebar di media sosial yang menampilkan keadaan gawat seperti tindakan operasi yang hanya disinari dari cahaya senter hp, atau bayi-bayi yang terpaksa dikeluarkan dari inkubator.

Kini setelah mendapat kabar bahwa Rumah Sakit Indonesia sudah tidak bisa berfungsi, MER-C Indonesia menulis surat terbuka yang ditjukan bagi para pemimpin dunia.

Dear World Leaders, may this letter find you well. We write this letter to urgently call you to exert your power and make efforts to end the repeat of another Nakba in Palestine” buka surat tersebut.

Surat yang disampaikan melalui video yang berisi potongan-potongan kondisi di Gaza ini ditulis di Jakarta pada (14/11).

“Kita mungkin memiliki sikap yang berbeda tentang Hamas dan Israel. Tapi sebagai manusia, saya percaya bahwa hati nurani kita dapat mengetahuinya, bahwa tidak ada tindakan militer yang harus diambil ketika jelas itu akan memakan korban warga sipil, wanita dan anak-anak. Sudah lebih dari sebulan Gaza bukan lagi kamp konsentrasi besar, tapi kamp kematian”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore