
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, yang ancam bakal menuntut PM Israel ke Mahkamah Pidana Internasional. (Henry Romero/REUTERS)
JawaPos.com - Presiden Kolombia, Gustavo Petro, akan kembali menggugat Israel atas konflik yang terjadi di Gaza.
Hal ini bukan kali pertama bagi Gustavo Petro untuk mengancam Israel.
Diketahui, Gustavo Petro sebelumnya juga telah mengancam bakal tuntut Israel sejak dimulainya konflik antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, dimulai di Gaza.
Presiden Kolombia mengaku, bahwa pada hari Jumat (10/11) tim hukum dari Pemerintah Kolombia sedang mempersiapkan gugatan hukum terhadap Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, untuk kemudian diajukan ke seluruh Pengadilan Internasional.
Gustavo Petro menyatakan bahwa Kolombia siap membantu pengajuan gugatan oleh Aljazair terhadap Benjamin Netanyahu atas kejahatan perang yang terjadi di Gaza, dan meneruskannya ke Mahkamah Pidana Internasional.
"Menteri Luar Negeri Kolombia besok akan bertemu dengan Jaksa Mahkamah Pidana Internasional," ungkap Presiden Kolombia, Gustavo Petro dalam pernyataannya di X (dulunya Twitter), dikutip dari Antaranews pada Sabtu (11/11).
Sebelumnya, Presiden Aljazair, Abdelmajid Tebboune, meminta para pembela Hak Asasi Manusia (HAM), agar menyeret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional atas kejahatan keji yang telah diperbuatnya kepada warga sipil Palestina di Gaza.
"Saya mendesak semua orang merdeka di dunia, para ahli hukum Arab dan organisasi, serta lembaga HAM agar mengajukan keluhan kepada Mahkamah Pidana Internasional terhadap entitas Israel, untuk mengakhiri impunitas selama puluhan tahun atas kejahatan yang dilakukannya terhadap warga Palestina," ucap Tebboune pada Senin (6/11).
Tak cukup sampai di situ, Presiden Kolombia bahkan mengancam akan membekukan hubungan diplomatik dengan Israel. Hal tersebut disampaikannya melalui media sosial serta pidatonya.
Gustavo Petro sangat mengutuk serangan Israel yang telah menciptakan kengerian dan bencana kemanusiaan yang masif terhadap warga sipil di Gaza.
Telah diketahui, bahwa militer Zionis telah membombardir kota Gaza sejak serangan balasan atas tindakan Hamas pada 7 Oktober 2023. Hingga kini, korban tewas sudah mencapai 11.078 jiwa, sementara korban tewas di pihak Israel berjumlah 1.600 jiwa.
Perang yang terjadi antara militer Israel dengan kelompok militan Palestina, Hamas, semakin intens. Saat ini, Israel telah membidik dan mengepung sejumlah rumah sakit untuk serangan lanjutannya.
Menurut laporan terbaru Aljazeera, militer Israel telah melemparkan rudal ke gerbang tepat di depan Rumah Sakit al-Shifa, yang merupakan rumah sakit terbesar di Kota Gaza, tempat ribuan pasien dan pengungsi Palestina berlindung.
Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran dan keputusasaan bagi orang-orang di dalamnya, dokter, ribuan pasien, serta pengungsi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022