
Presiden Luis Arce mengumumkan pemutusan hubungan Bolivia dengan Israel, foto: Sergio Lim via The guardian
JawaPos.com – Sejumlah negara di Amerika Selatan telah menarik duta besar mereka dari Israel sebagai bentuk protes terhadap konflik terbaru dengan Hamas.
Pemerintah Bolivia telah memutuskan hubungan secara penuh dengan Israel karena dugaan kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di Jalur Gaza.
Keputusan Bolivia yang memutus hubungan diplomatik dengan Israel, telah diumumkan pada Selasa (31/10) sore oleh Maria Nela Prada, menteri di pemerintahan Presiden Luis Arce.
Beberapa jam setelah pengumuman itu, pemerintah Chile dan Colombia menarik duta besar mereka dari Israel, diusul dengan Kritik yang disampaikan oleh presiden Brazil atas berlanjutnya serangan udara di Gaza.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (2/11), keputusan yang diambil oleh Bolivia ini merupakan bentuk penolakan dan kecaman atas serangan militer Israel yang agresif dan tidak proporsional di Jalur Gaza, serta ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Mantan presiden Evo Morales menuntut Israel diklasifikasikan sebagai negara teroris dan agar perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu diadukan ke pengadilan pidana internasional karena genosida dan kejahatan perang.
Bolivia sebelumnya telah memutus hubungan dengan Israel pada 2009 setelah invasi wilayah ke Jalur Gaza, akan tetapi terjalin kembali pada tahun 2020 di bawah pimpinan kepresidenan Jeanine anez.
Presiden sayap kiri Kolombia, Gustavo Pedro, mengatakan bahwa dia telah memanggil kembali duta besarnya dari Israel.
Presiden Chile, Gabriel Boric juga mengumumkan bahwa dia telah menarik duta besar negaranya dari Tel Aviv untuk membahas pelanggaran hukum kemanusiaan internasional yang dilakukan Israel di Gaza.
Gabriel Boric mengatakan lebih dari 8000 warga sipil telah menjadi korban serangan Israel dan menunjukkan bahwa operasi militer tersebut merupakan serangan kolektif terhadap penduduk sipil Palestina di Gaza.
Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva pada pekan lalu mengkritik serangan udara yang dilakukan oleh Israel di Palestina.
Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan hanya karena Hamas melakukan aksi teroris bukan berarti Israel harus membunuh jutaan orang yang tidak bersalah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
