Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Oktober 2023 | 23.53 WIB

Joe Biden: Warga Palestina harus Belajar Menembak dengan Benar Pasca Serangan Ledakan di Rumah Sakit Gaza

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyerukan pembebasan tawanan oleh kelompok Palestina Hamas sebelum terlibat dengan diskusi apa pun tentang gencatan senjata di Gaza. - Image

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyerukan pembebasan tawanan oleh kelompok Palestina Hamas sebelum terlibat dengan diskusi apa pun tentang gencatan senjata di Gaza.

JawaPos.com - Presiden Joe Biden mengatakan kepada para wartawan pada hari Rabu (18/10), satu hari setelah sebuah ledakan di luar rumah sakit di Jalur Gaza, bahwa teroris di Palestina harus belajar menembak dengan benar.

"Saya tidak mengatakan bahwa Hamas sengaja melakukannya," kata Joe Biden saat di Pangkalan Udara Ramstein, Jerman, dalam perjalanan kembali ke Washington setelah mengunjungi Israel pada sehari sebelumnya.

"Ini adalah hal lama, harus belajar bagaimana menembak lurus. Ini bukan pertama kalinya Hamas meluncurkan sesuatu yang tidak berfungsi dengan baik," lanjut Joe Biden.

Hamas yang memerintah Gaza, mengklaim pada hari Selasa (17/10), bahwa serangan udara Israel menewaskan sekitar 500 orang di rumah sakit tersebut.

Kejadian tersebut yang memicu kerusuhan di seluruh Timur Tengah, dan memaksa Biden untuk membatalkan pertemuannya dengan para pemimpin Arab di Amman, Yordania.

Tetapi Gedung Putih pada hari Rabu (18/10), menyatakan bahwa mereka telah memutuskan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh salah tembak dari pihak Palestina.

Pemerintah Israel pada Selasa malam menyalahkan kelompok yang beraliansi dengan Hamas, Jihad Islam Palestina, dengan mempublikasikan panggilan telepon yang disadap dan bukti-bukti lain untuk mendukung klaim tersebut.

"Saya tidak tahu semua detailnya, tapi saya tahu orang-orang di Departemen Pertahanan dan komunitas intelijen yang saya hormati. Mengatakan bahwa sangat tidak mungkin Israel melakukan hal itu," kata Biden di Air Force One.

Biden menghabiskan beberapa jam mengunjungi Tel Aviv pada hari Rabu pagi. sebagai bentuk dukungan kepada Israel untuk melawan Hamas. Setelah kelompok tersebut membantai 1.400 orang di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober 2023.

Namun, presiden memicu kritik baru dari Partai Republik dengan mengumumkan bantuan kemanusiaan sebesar 100 juta dolar AS untuk wilayah Palestina. Termasuk sekitar 2 juta penduduk Gaza, yang sedang dipersiapkan untuk diserang Israel.

Biden juga mengatakan bahwa, ia ingin kongres menyetujui jumlah bantuan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk Israel. Diiringi dengan menyerukan kepada para pemimpin Israel, untuk tidak terdorong oleh kemarahan saat pergi ke Gaza.

Serta memberi catatan bahwa Amerika telah melakukan kesalahan, dalam perang luar negerinya setelah peristiwa 9/11, seperti yang dikutip dari New York Post.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore