Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 23.30 WIB

Kakek 71 Tahun Nekat Menghabisi Seorang Bocah Berusia 6 Tahun, Alasannya Bikin Geram!

Ilustrasi pembunuhan. Antara - Image

Ilustrasi pembunuhan. Antara

JawaPos.com - Kakek berusia 71 tahun bernama Joseph Czuba dikabarkan nekat membunuh seorang bocah berusia 6 tahun, dan melukai ibunya.

Dari informasi yang dihimpun, kakek tersebt nekat melakukan tindak kekerasan karena korban memeluk agama Islam.

Selain itu, alasan sang kakek melakukan hal tersebut, karena perang antara Israel dan Hamas.

Dilansir dari New York Post, kantor kepolisian wilayah Will County telah menanggapi panggilan darurat di Plainfield Township, Illionis, Amerika Serikat pada Sabtu pagi (14/10). 
 
Dimana dari panggilan tersebut, pihak berwajib berhasil mengamankan tersangka Joseph Czuba sedang duduk di depan rumahnya di dekat South Lincoln Highway dan Lily Cache Road.
 
Czuba ditemukan berlumuran darah akibat luka di dahinya. Sementara di dalam rumah polisi menemukan mayat Wadea Al-Fayoume, anak Palestina-Amerika yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang keenam.
 
Menurut hasil otopsi, anak tersebut mendapatkan 26 luka tusukan dari pisau militer. Sementara ibunya, Hanaan Shahin (32), selamat dari 12 luka tusukan.
 
 
"Kalian Muslim harus mati!" Czuba diduga berteriak seperti itu sebelum melakukan penikaman.
 
"Para detektif dapat memastikan bahwa kedua korban dalam serangan brutal ini menjadi target tersangka, karena mereka adalah Muslim dan konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung melibatkan Hamas dan Israel," kata perwakilan kepolisian Will County dalam sebuah pernyataan.
 
Petugas mengatakan para korban dilarikan ke rumah sakit, namun sang anak, Al-Fayoume dinyatakan meninggal dunia dan ibu, Shahin dalam kondisi kritis.
 
Ibu dan anak tersebut telah tinggal di lantai pertama rumah Czuba selama sekitar dua tahun, menurut Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) cabang Chicago, yang mengutuk kekerasan tersebut.
 
CAIR-Chicago menggambarkan penikaman tersebut sebagai "mimpi terburuk" bagi komunitas Muslim. Menargetkan mereka, setelah serangan Hamas ke Israel dan deklarasi perang yang dilakukan oleh negara Yahudi tersebut.
 
 
CAIR-Chicago mengatakan, bahwa pemilik rumah marah dengan apa yang dia lihat di berita dan pergi mengetuk pintu rumah keluarga tersebut. Ketika Shahin membuka pintu, Czuba diduga berusaha mencekiknya dan kemudian menikam anaknya dengan pisau.
 
"Apa yang terjadi saat ini adalah seorang anak Palestina yang terbunuh, yang diciptakan oleh radikalisme," kata presiden CAIR, Ahmed Rehab.
 
Czuba ditahan di tempat kejadian dan dibawa ke rumah sakit untuk mengobati luka di dahinya, jelas polisi seperti yang dikutip dari New York Post.
 
Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan tingkat pertama, dua tuduhan kejahatan kebencian dan penganiayaan berat dengan senjata mematikan.

Pelaku, Czuba saat ini ditahan di penjara wilayah Will County.

***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore