Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 November 2015 | 15.19 WIB

Untuk Kesekian Kali, Remaja Palestina Ditembak Mati Polisi Israel

Remaja Palestina memberikan perlawanan pada pendudukan zionis Israel. - Image

Remaja Palestina memberikan perlawanan pada pendudukan zionis Israel.

Jawapos.com - Ketegangan di perbatasan kota Yerusalem terus meningkat. Pasca ditutupnya stasiun radio Palestina oleh keamanan Israel, telah meningkatkan perlawanan dari para remaja Palestina.



Dilansir AFP, Senin (30/11), seorang remaja Palestina, dilaporkan ditembak mati oleh polisi Israel, saat coba melakukan penikaman. Ini bukan kali pertama remaja Palestina memberikan perlawanan dengan senjata seadanya.



Kekerasan tidak bisa dihindarkan, sejak aparat keamanan Israel secara sepihak menutup paksa radio milik Palestina.



''Ayman Samih Abassi (17), pemuda Palestina tewas saat polisi Israel menduduki Yerusalem Timur,'' demikian informasi yang disampaikan kementerian kesehatan Palestina.



Polisi Israel menyebutkan, mereka juga telah menembak warga Palestina yang disebut memegang bom. Namun mereka tidak pernah bisa membuktikan tuduhan tersebut.



Penembakan warga Palestina secara brutal oleh Israel, sudah sering terjadi di wilayah perbatasan. Keamanan Israel menganggap hal tersebut biasa sebagai bentuk perlawanan mereka karena diserang. Meski sebenarnya penyerangan yang dilakukan hanya menggunakan senjata tajam.



Kementerian Kesehatan Palestina juga mengkonfirmasi, ada dua warga Palestina yang tewas dalam satu hari ditembak pasukan keamanan Israel. Mereka diidentifikasi sebagai Samer Hassan Siresee, berumur 51 tahun dan Yahya Taha, pemuda 21 tahun.(afz/JPG)



Editor: afni
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore