
Ilustrasi logo Gazprom. Dado Ruvic/Reuters/Antara
JawaPos.com–Rusia memperluas penangguhan pasokan gasnya ke Eropa pada Selasa (31/5). Gazprom akan mematikan pasokan ke beberapa negara tidak bersahabat yang telah menolak untuk menerima skema pembayaran rubel untuk gas Moskow.
Langkah raksasa gas Rusia itu adalah pembalasan terbaru terhadap sanksi barat yang dijatuhkan pada Moskow setelah invasi 24 Februari ke Ukraina. Itu meningkatkan pertempuran ekonomi dengan Brussels dan mendorong harga gas Eropa lebih tinggi.
Gazprom mengatakan pada Selasa (31/5) bahwa pihaknya telah sepenuhnya memutuskan pasokan gas ke pedagang gas Belanda, GasTerra. Kemudian akan menghenti pada 1 Juni, aliran gas ke Orsted Denmark dan Shell Energy untuk kontrak pasokan gas ke Jerman. Keduanya gagal melakukan pembayaran dalam rubel.
Pengumuman tersebut menyusul kesepakatan Senin (30/5) oleh para pemimpin Uni Eropa untuk memotong impor Uni Eropa dari minyak Rusia sebesar 90 persen pada akhir tahun, yang merupakan tanggapan terberat blok itu terhadap invasi.
GasTerra, yang membeli dan memperdagangkan gas atas nama Pemerintah Belanda mengatakan, telah mengontrak di tempat lain untuk 2 miliar meter kubik (bcm) gas yang diperkirakan akan diterima dari Gazprom hingga Oktober.
”Ini belum dilihat sebagai ancaman terhadap pasokan,” kata juru bicara Kementerian Perekonomian Pieter ten Bruggencate seperti dilansir dari Antara.
Orsted, yang juga mengatakan tidak ada risiko langsung untuk pasokan gas Denmark mengatakan pada Selasa (31/5) akan beralih ke pasar gas Eropa untuk mengisi kesenjangan.
”Gas untuk Denmark harus, sebagian besar, dibeli di pasar gas Eropa. Kami berharap ini bisa terjadi,” kata Kepala Eksekutif Orsted Mads Nipper dalam sebuah pernyataan tak lama setelah pengumuman Gazprom.
Patokan kontrak gas bulan depan naik sekitar 5,0 persen pada Selasa (31/5) sore menjadi sekitar 91,05 euro/MWh tetapi tetap jauh di bawah level tertinggi di atas 300 euro/MWh yang dicapai pada awal Maret.
”Sementara pasar sebagian besar memperkirakan kedua perusahaan akan terputus, perkembangan ini akan membuat keseimbangan pasokan-permintaan jauh lebih ketat,” kata analis ICIS Tom Marzec-Manser di Twitter.
Aliran gas Rusia ke Jerman melalui pipa Nord Stream turun pada Selasa (31/5) yang menurut para analis kemungkinan karena terputusnya jaringan ke Belanda. Moskow telah menghentikan pasokan gas alam ke Bulgaria, Polandia, dan Finlandia, dengan alasan penolakan mereka untuk membayar dalam rubel Rusia, permintaan yang dibuat sebagai tanggapan terhadap sanksi barat yang telah mengisolasi Rusia.
Namun demikian, perusahaan Jerman, Italia, dan Prancis, mengatakan mereka akan terlibat dengan skema untuk mempertahankan pasokan. Pemotongan pasokan telah mendorong harga gas yang sudah tinggi, inflasi turbocharging, dan mendorong pemerintah dan perusahaan Eropa mengejar sumber alternatif dan infrastruktur untuk menanganinya, termasuk unit penyimpanan dan regasifikasi terapung (FSRU).
Eropa telah bergegas untuk mengisi lokasi penyimpanan gasnya menjelang musim dingin, waspada terhadap pemotongan pasokan Rusia, yang biasanya menyediakan sekitar 40 persen gas Eropa. Data dari Gas Infrastructure Europe menunjukkan penyimpanan gas Belanda sekarang sekitar 37 persen penuh.
Pemerintah Belanda pekan lalu mengatakan, akan meningkatkan subsidi menjadi 406 juta euro untuk mendorong perusahaan mengisi fasilitas Bergermeer, salah satu fasilitas penyimpanan gas akses terbuka terbesar di Eropa.
Berdasar surat dari menteri energi Denmark Dan Jorgensen kepada parlemen menunjukkan, penyimpanan gas Denmark saat ini 55 persen penuh dan akan dapat memasok semua pelanggan gas Denmark dan Swedia selama lima bulan jika pasokan dari Jerman terputus.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
