
Menteri PU Dody Hanggodo (keempat dari kiri) meninjau langsung hasil rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara sehingga sistem irigasi yang sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada November 2025 kini kembali berfungsi untuk mendukung pemulihan sektor pertanian/(Istimewa).
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan jaringan irigasi, infrastruktur pengendalian banjir, dan jalan di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari dukungan Kementerian PU terhadap program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan infrastruktur pangan tidak boleh berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik. Infrastruktur harus mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi agar pendapatan dan taraf hidup petani meningkat.
“Tidak boleh ada tambahan cost lagi bagi petani. Cost para petani harus serendah-rendahnya. Keuntungan para petani harus setinggi-tingginya. Sehingga kehidupan petani makin hari makin layak, makin bagus,” kata Dody dalam keterangannya, Selasa (4/8).
Baca Juga:Ramalan Zodiak Rabu, 5 Agustus 2026: Cinta, Karier, Keuangan, dan Kesehatan Aries hingga Gemini
Hingga Juli 2026, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah membangun saluran irigasi primer di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Merauke sepanjang 44 kilometer. Pembangunan itu mencapai sekitar 32,5 persen dari target keseluruhan sepanjang 135,4 kilometer.
Pembangunan saluran irigasi sekunder mencapai 16,31 kilometer dari total rencana 61,6 kilometer atau sekitar 26,5 persen. Saluran primer dan sekunder tersebut diperlukan untuk membawa serta membagi air ke kawasan pertanian.
Sementara itu, pembangunan jaringan irigasi pada lahan percontohan pertanian seluas 1.200 hektare telah mencapai 88 persen. Dari total kebutuhan sepanjang 24,2 kilometer, sekitar 20,45 kilometer jaringan irigasi telah dikerjakan.
Selain memastikan ketersediaan air, Kementerian PU membangun infrastruktur pengendalian banjir untuk menjaga kawasan pertanian dari genangan. Hingga kini, kemajuan pembangunan Paket I mencapai 39,02 persen, sedangkan Paket II mencapai 36,65 persen.
Infrastruktur pengendalian banjir dinilai penting karena kawasan Wanam memiliki karakter lahan rawa. Pengelolaan air di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan memasok air ketika musim kering, tetapi juga mengendalikan kelebihan air saat curah hujan meningkat.
Memangkas Biaya Angkut
Di sektor konektivitas, Direktorat Jenderal Bina Marga membangun Jalan KSPP Wanam–Muting. Jalan tersebut diharapkan memperlancar pengangkutan pupuk, benih, alat pertanian, dan hasil panen sekaligus menekan biaya logistik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022