Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2026 | 19.54 WIB

Menteri PU Percepat Bangun Irigasi dan Jalan di Merauke, Dukung Program Swasembada Pangan Prabowo

Menteri PU Dody Hanggodo (keempat dari kiri) meninjau langsung hasil rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara sehingga sistem irigasi yang sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada November 2025 kini kembali berfungsi untuk mendukung pemulihan sektor pertanian/(Istimewa). - Image

Menteri PU Dody Hanggodo (keempat dari kiri) meninjau langsung hasil rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara sehingga sistem irigasi yang sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada November 2025 kini kembali berfungsi untuk mendukung pemulihan sektor pertanian/(Istimewa).

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan jaringan irigasi, infrastruktur pengendalian banjir, dan jalan di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari dukungan Kementerian PU terhadap program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan infrastruktur pangan tidak boleh berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik. Infrastruktur harus mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi agar pendapatan dan taraf hidup petani meningkat.

“Tidak boleh ada tambahan cost lagi bagi petani. Cost para petani harus serendah-rendahnya. Keuntungan para petani harus setinggi-tingginya. Sehingga kehidupan petani makin hari makin layak, makin bagus,” kata Dody dalam keterangannya, Selasa (4/8).

Hingga Juli 2026, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah membangun saluran irigasi primer di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Merauke sepanjang 44 kilometer. Pembangunan itu mencapai sekitar 32,5 persen dari target keseluruhan sepanjang 135,4 kilometer.

Pembangunan saluran irigasi sekunder mencapai 16,31 kilometer dari total rencana 61,6 kilometer atau sekitar 26,5 persen. Saluran primer dan sekunder tersebut diperlukan untuk membawa serta membagi air ke kawasan pertanian.

Sementara itu, pembangunan jaringan irigasi pada lahan percontohan pertanian seluas 1.200 hektare telah mencapai 88 persen. Dari total kebutuhan sepanjang 24,2 kilometer, sekitar 20,45 kilometer jaringan irigasi telah dikerjakan.

Selain memastikan ketersediaan air, Kementerian PU membangun infrastruktur pengendalian banjir untuk menjaga kawasan pertanian dari genangan. Hingga kini, kemajuan pembangunan Paket I mencapai 39,02 persen, sedangkan Paket II mencapai 36,65 persen.

Infrastruktur pengendalian banjir dinilai penting karena kawasan Wanam memiliki karakter lahan rawa. Pengelolaan air di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan memasok air ketika musim kering, tetapi juga mengendalikan kelebihan air saat curah hujan meningkat.

Memangkas Biaya Angkut

Di sektor konektivitas, Direktorat Jenderal Bina Marga membangun Jalan KSPP Wanam–Muting. Jalan tersebut diharapkan memperlancar pengangkutan pupuk, benih, alat pertanian, dan hasil panen sekaligus menekan biaya logistik.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore