Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 April 2025 | 18.48 WIB

32 Perjalanan Whoosh Terganggu Layangan, KCIC Ajukan Permintaan Khusus Orang Tua

Kereta Cepat Whoosh tiba di Stasiun Halim, Jakarta, Sabtu (5/4/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Hanya karena mainan layangan, perjalanan kereta Whoosh harus terhambat. Tidak hanya sekali dua kali, perjalanan kereta cepat itu terhambat sebanyak 32 kali akibat layangan yang dimainkan di sekitar jalur kereta. Karena itu KCIC mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat Whoosh karena berpotensi membahayakan perjalanan kereta. 

Bermain layangan juga bisa merusak infrastruktur kelistrikan yang mendukung operasional Whoosh. Untuk keselamatan, area sejauh 500 meter dari sisi kiri dan kanan jalur kereta Whoosh harus bebas dari aktivitas bermain layangan
 
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa sejak awal 2025, tercatat sebanyak 32 kejadian gangguan perjalanan Whoosh akibat benang layangan yang tersangkut pada jaringan listrik aliran atas (LAA) maupun pantograf kereta. 
 
 
“Gangguan ini membuat kereta harus mengurangi kecepatan bahkan berhenti sementara untuk proses evakuasi dan pemeriksaan jalur sebelum dinyatakan aman melanjutkan perjalanan. Tentunya hal ini dapat membahayakan perjalanan dan menggangu kenyamanan perjalanan seluruh penumpang Whoosh,” ujarnya.
 

Layangan tersangkut di aliran listrik kereta cepat. (KCIC)

 
Benang layangan yang melilit komponen LAA atau pantograf berisiko menyebabkan kerusakan listrik dan gangguan teknis. Dalam beberapa kasus, KCIC perlu melakukan perawatan intensif hingga penggantian komponen, yang berdampak pada berkurangnya jumlah sarana yang siap operasi.
 
"Sebagai langkah antisipasi, KCIC menyiagakan 530 petugas pengamanan yang berjaga selama 24 jam setiap 500 meter di sepanjang jalur Whoosh," tegasnya. 
 
Selain itu, jalur kereta cepat juga dilengkapi sistem deteksi benda asing serta 1.396 CCTV yang tersebar untuk memantau dan memastikan keamanan operasional. KCIC telah melakukan 34 kegiatan sosialisasi puluhan ke sekolah dan permukiman warga di sekitar jalur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
 
 
Selain edukasi langsung, KCIC bekerja sama dengan komunitas layang-layang dan pihak keamanan setempat untuk mengurangi potensi risiko dari aktivitas di sekitar jalur.
 
“Bermain layangan di dekat jalur Whoosh dapat membahayakan perjalanan kereta, merusak infrastruktur kelistrikan, dan mengganggu ribuan penumpang. Seluruh pihak diimbau untuk mematuhi larangan bermain layangan dalam radius 500 meter dari jalur Whoosh dan ikut serta menciptakan lingkungan yang aman bagi transportasi masa depan Indonesia.” terangnya.(idr)
Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore