PSY (x @theepopcore)
JawaPos.com - PSY bagikan pandangannya mengenai kesuksesan K-Pop di panggung internasional dalam konferensi Public Broadcasters International (PBI) Seoul 2026.
Dalam pidato khusus pada 15 Oktober 2026, pelantun “Gangnam Style” tersebut menekankan bahwa orisinalitas menjadi faktor penting agar musisi dapat menonjol di tengah persaingan industri hiburan yang semakin ketat.
Menurutnya, mengikuti kesuksesan orang lain dengan meniru gaya mereka bukanlah jaminan untuk meraih hasil serupa.
Menurut laporan allkpop, PSY menyampaikan pidato berbahasa Inggris bertajuk The Past, Present and Future of K-Pop selama sekitar 15 menit di Fairmont Ambassador Seoul, Yeouido.
Di hadapan para pemimpin lembaga penyiaran publik dari berbagai negara, ia menjelaskan bagaimana pengalaman pribadi selama berkarier membentuk pandangannya tentang kreativitas dan daya saing musik Korea.
PSY juga mengenang awal debutnya pada 2000. Ketika itu, menurutnya, industri musik Korea telah dipenuhi penyanyi yang berpenampilan menarik dan memiliki kemampuan vokal baik.
Ia kemudian memilih jalur berbeda dengan mengedepankan humor, lagu yang menghibur, tarian unik, serta video musik yang mudah menarik perhatian.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari identitasnya sebagai musisi yang tidak berusaha mengikuti standar umum industri.
Ia turut mengungkapkan bahwa sejumlah orang pernah menyarankannya menjalani operasi plastik, diet, dan berolahraga demi mengubah penampilan.
Namun, PSY memilih mempertahankan dirinya sendiri dan berfokus pada hal yang dapat membedakannya dari musisi lain.
Baginya, mengenali kekuatan pribadi dan mengembangkan ciri khas merupakan pendekatan yang telah ia pegang selama 26 tahun berkarier.
Saat membahas fenomena “Gangnam Style”, PSY menjelaskan bahwa lagu tersebut sebenarnya tidak terlalu berbeda dari karya-karyanya sebelumnya.
Ia juga mempertahankan lirik berbahasa Korea, bahkan melontarkan candaan bahwa dirinya tidak mungkin mengalahkan Eminem jika harus bersaing dengan rapper Amerika menggunakan bahasa Inggris.
Keberhasilan lagu itu menunjukkan bahwa karya yang berakar pada identitas sendiri tetap dapat menjangkau pendengar lintas bahasa dan budaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022