
Zaskia Adya Mecca memeluk ibu yang rumahnya sudah tertimbun dengan tanah akibat banjir dan longsor di Aceh. (Instagram @zaskiadyamecca)
JawaPos.com - Zaskia Adya Mecca, Chiki Fauzi, dkk kerap mendapat sorotan negatif dari netizen gara-gara pembelaan mereka kepada Palestina. Mereka bahkan mendapat fitnahan dari sejumlah orang dianggap lebih peduli kepada negeri orang dibandingkan negeri sendiri.
Atas fitnah yang tidak berdasar tersebut, Zaskia Adya Mecca dkk memilih tidak menanggapinya selama ini, karena merasa tidak terlalu penting untuk ditanggapi. Menurut mereka, fitnah tidak harus selalu dijawab dengan kata-kata.
"Negara orang terus, negara sendiri dilupakan. Begitulah orang-orang atau robot komentar-membisingkan kita. Mereka hanya mau kita berhenti. Mereka tak butuh dijawab," kata Amar Arrisalah, teman Zaskia Adya Mecca dan Chiki Fauzi, dalam unggahannya di Instagram.
"Kita hanya perlu terus bergerak. Ada yang berlayar ke Gaza. Ada yang menggalang dana. Ada yang menyusuri kamp-kamp pengungsian. Kini, ketika bencana melanda negeri kita, semua terjawab sudah. Bahwa mereka yang terdepan membela Palestina, telah ada di titik terdalam bencana," imbuhnya.
Zaskia Adya Mecca sejatinya memiliki kesibukan yang cukup padat pada bulan Desember ini. Namun, dia memutuskan turun ke Aceh setelah melihat dan mendengar sejumlah teman relawan bersemangat untuk turun membantu para korban banjir dan longsor.
Demikian juga dengan Chiki Fauzi. Di tengah padatnya agenda memperkenalkan pembelaan Palestina lewat jalur kebudayaan, dia tetap turun ke Aceh.
"Chiki paling banyak diserang buzzer karena akunnya cukup besar dan berpengaruh," ungkapnya.
Salah satu relawan bernama Rizki Fauzi merupakan orang asli Aceh, juga ikut turun langsung untuk membantu orang-orang di kampung halamannya yang terkena dampak banjir dan longsor.
"Saat kami di Damaskus maupun Baitul Maqdis, banyak orang mencela: abai negeri sendiri!. Mbak Indadari, yang khusus mengadvokasi Baitul Maqdis dan Tepi Barat, juga paling depan ada di lokasi banjir di Aceh," ungkapnya.
Setelah kini Zaskia Adya Mecca dkk menunjukkan kepeduliannya kepada sesama saudara sebangsa dan setanah air, orang-orang yang berkomentar tak sedap tentang perjuangan mereka ke Palestina tidak muncul lagi.
"Para pencela itu hilang entah ke mana, karena memang bukan manusia asli. Mereka adalah robot komentar-atau orang yang terpengaruh robot-dan tak perlu ditanggapi," ungkapnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
