
Ruben Onsu gugat cerai Sarwendah. (/Instagram).
JawaPos.com - Pihak Sarwendah membenarkan bahwa anak-anaknya tidak menjalani pengasuhan dengan ayahnya, Ruben Onsu, selama 2 atau 3 hari sebagaimana telah ditetapkan dan disepakati bersama dengan alasan anak bukan barang yang bisa dipindah-pindahkan.
Bagi Sarwendah, gaya parenting yang benar dan tepat adalah anak diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mereka lebih nyaman tinggal dimana. Anak-anak harus menjadi prioritas dan harus merasa nyaman tinggal dengan ayah atau ibunya yang sudah bercerai, dibandingkan memenuhi ego orang tuanya terkait pembangunan pengasuhan anak.
Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu menangkis argumen pihak Sarwendah. Menurutnya, anak tidak boleh dibiarkan memiliki pikiran sendiri karena bisa jadi cara berpikir mereka salah mengingat masih belum mampu berpikir secara matang.
"Kita nggak bisa membiarkan anak kecil berpikir sendiri dan menentukan apa yang dia mau, apa yang dia tidak mau. Makanya, penting ada hak asuh. Karena anak yang masih di bawah umur itu harus diasuh, dididik, dan dibimbing oleh orang tuanya," kata Minola Sebayang.
"Kalau kita lepaskan segala sesuatunya menurut keinginan si anak, kacau dong. Masak orang dewasa diatur oleh anak-anak nggak mau ketemu ini, mau ketemu sana. Nggak bisa seperti itu," imbuhnya.
Menurut pihak Ruben Onsu, Sarwendah harus memberikan masukan yang benar terhadap anak-anaknya. Ketika anak tidak mau bertemu ayahnya misalnya, seorang ibu harus meyakinkan si anak akan pentingnya mereka bertemu dengan ayah kandungnya sendiri.
"Kalau anak kecil semaunya sendiri yang menurut kita sebagai orang dewasa itu tidak patut, apakah kita harus ikuti ? Apakah harus kita laksanakan? Lalu, bagaimana dengan kesepakatan yang ditandatangani bahwa 2-3 hari sekurang-kurangnya dalam satu minggu untuk berkumpul tinggal bersama klien kami," ungkapnya.
Lebih lanjut, Minola Sebayang blak-blakan mengatakan bahwa Ruben Onsu sangat sulit untuk sekadar bertemu dengan anak-anaknya.
"Jangankan berkumpul, bertemu saja, mengantar ke sekolah saja menurut klien kami tidak gampang itu diberikan," ujarnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
