
Nikita Mirzani menjalani sidang. ( Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dalam sidang pledoi kasus dugaan pemerasan, pencemaran nama baik, dan TPPU laporan Reza Gladys, terdakwa Nikita Mirzani berusaha mematahkan argumen-argumen hukum yang dibangun Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Ibu tiga anak tersebut membantah telah melakukan pemerasan terhadap Reza Gladys, dengan mengungkit kembali percakapan Reza Gladys yang meminta diingatkan setelah satu tahun untuk memperpanjang kerja sama dengan Nikita Mirzani.
"Terungkap di persidangan dan beredar luas dalam video di media sosial, Reza Gladys minta diingatkan setelah satu tahun. Mana mungkin Reza Gladys kalau merasa dipaksa, terpaksa, atau terancam memberikan uang kepada Ismail Marzuki, tapi mengatakan ingetin aku lagi ya kalau sudah 1 tahun," kata Nikita Mirzani.
"Mana ada orang yang sehat akal pikirannya mau diingatkan kembali untuk diancam, diperas. Hanya orang bodoh yang mau diingatkan kembali untuk diancam dan diperas," lanjut Nikita lantang di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kasus yang terjadi pada Nikita dan Reza Gladys disebut terdakwa sebagai masalah keperdataan karena ada perjanjian kerja sama.
Salah satu buktinya, kata ibu tiga anak tersebut, Reza sempat melakukan tawar menawar angka sampai akhirnya menemukan titik temu kesepakatan.
Yaitu di angka Rp 4 miliar untuk tujuan membantu Reza Gladys membuat citra positif terkait produk kecantikannya di media sosial.
Baca Juga: Lansia Kini Bisa Kredit Mobil dan Motor Hingga Usia 70 Tahun, Ini Penjelasan Bank Mandiri Taspen
Nikita Mirzani menganggap tuntutan Jaksa kepada dirinya tidak berdasar karena mengabaikan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Jaksa, bagi Nikita, membangun argumen dan konstruksi hukum dengan melakukan rekayasa.
"Tuntutan Jaksa tidak benar sehingga harus ditolak oleh majelis hakim. Tuntutannya lebih condong mengedepankan kesewenang wenangan Jaksa Penuntut Umum," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022