
Mawar de Jongh Dalami di film Sampai Titik Terakhirmu. (Instagram @sampaititikterakhirmu)
JawaPos.com - Aktris dan penyanyi Mawar de Jongh kembali menunjukkan kesungguhannya di dunia akting. Dalam film terbarunya berjudul Sampai Titik Terakhirmu, Mawar menceritakan bagaimana perjuangannya untuk mendalami sosok Shella; karakter yang terinspirasi dari kisah nyata pasangan Albi dan Shella yang sempat viral di media sosial.
Begitu mendapat tawaran untuk memerankan karakter tersebut, Mawar langsung merasa tertarik. Mawar sudah mengenal kisah cinta Albi dan Shella lewat unggahan-unggahan di media sosial dan merasa tersentuh dengan perjalanan mereka.
“Pertama kali tau aku ditawarin untuk film Sampai Titik Terakhirmu ini, sebagai salah satu orang yang ikutin kisah mereka di social media, pasnya langsung tertarik banget untuk ngambil,” ujarnya, dikutip dari TikTok @splithearted.
Meski tertarik untuk memerankan Shella, Mawar tahu peran ini tidak akan mudah. Sejak awal, Mawar sudah diberi tahu bahwa karakter Shella membutuhkan persiapan yang cukup berat, baik secara fisik maupun mental.
Mawar harus melakukan banyak hal untuk benar-benar masuk ke dalam karakter, mulai dari mengubah bentuk tubuh, melakukan riset tentang penyakit kanker, hingga pendalaman emosi.
“Dari awal udah dikasih tahu kalau bakal ada tantangan besar. Aku harus nurunin berat badan, ngobrol sama dokter onkologi, sampai ikut workshop bola,” ungkap Mawar.
Mawar menyadari semua proses itu diperlukan agar karakter Shella bisa ditampilkan dengan sangat mirip dan nyata seperti aslinya di layar lebar.
Menurunkan berat badan menjadi langkah pertama yang Mawar jalani. Demi menyesuaikan diri dengan kondisi Shella yang tengah berjuang melawan penyakit, Mawar menjalani diet ketat serta olahraga rutin di bawah bimbingan pelatih.
Mawar mengakui proses itu tidak mudah, tetapi sangat membantu membentuk emosi dan karakter yang dibutuhkan untuk peran ini.
Selain menyesuaikan fisik, Mawar juga melakukan riset langsung dengan menemui dokter onkologi. Tujuannya agar Mawar memahami secara nyata apa yang dialami pasien kanker, bukan hanya dari sisi medis tapi juga dari sisi mental dan emosional.
Selain riset medis, Mawar juga mengikuti latihan bola. Dalam cerita, Shella digambarkan sebagai sosok ceria dan aktif yang gemar bermain bola sebelum jatuh sakit.
Workshop itu membantu Mawar memahami masa-masa bahagia Shella, sekaligus menggambarkan perubahan besar ketika penyakit mulai mengubah kehidupannya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022