Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 September 2021 | 03.17 WIB

3 Kiat Anak Sehat Saat Pandemi Ala Bunga Zainal dan Zivanna Letisha

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 menantang kaum ibu untuk bisa melindungi buah hatinya tetap sehat. Salah satunya adalah dengan menjaga protokol kesehatan hingga mengonsumsi vitamin dan makanan bergizi.

Menurut data SIRCLO, pada semester I tahun 2020 terjadi lonjakan lebih dari 300 persen untuk pembelian produk sanitasi dan kebersihan. Di antaranya masker, handsanitizer, dan handsoap.

"Apalagi pada masa pandemi, para ibu menjadi kuncinya agar anak tetap sehat. Misalnya mandi setelah beraktivitas di luar rumah merupakan salah satu protokol kesehatan yang penting untuk dijalankan,” ujar Head of Corporate and Marketing Communication OT Group Harianus Zebua dalam Live Talkshow Prima Protect Plus baru-baru ini.

Artis, yang juga ibu muda, Bunga Zainal dan Zivanna Letisha membagikan pengalamannya dalam merawat serta  mendidik buah hatinya. Perlindungan untuk keluarga di masa pandemi ini, menurut mereka sangat penting baik dari dalam maupun dari luar.

1. Makan Makanan Bergizi

Dari dalam misalnya memberikan makanan bergizi untuk buah hati. Contohnya sayur.

"Umumnya anak-anak tidak suka makan sayur, tapi saya ada tips buat ibu-ibu agar anak mau makan sayur. Mulai biasakan anak makan sayur dengan fokus satu jenis sayuran dulu, jangan dicampur-campur. Kalau anaknya sudah suka bisa ganti jenis lain atau bisa dicampur. Dengan fokus pada satu jenis sayuran, juga bisa membantu menguji alergi pada anak," kata Bunga.

2. Mendidik Anak Agar Bebas Berekspresi

Menurut Zivanna yang sedang mengandung anak kembar itu, endidik anak di masa pandemi ini memang merupakan tantangan tersendiri bagi kaum Ibu. Karena sebagian besar waktu dihabiskan di dalam rumah.

"Berikan kebebasan berekspresi kepada anak, namun tetap dalam pengawasan," kata Zivanna

3. Komunikasi

Jalin komunikasi yang intens, jauhkan gadget pada saat ngobrol dengan anak. Fokus dengarkan apa yang diutarakan oleh si anak. Jika anak menyampaikan masalah, ajak dia untuk mencari solusi bersama.

"Misalnya anak mengatakan dia bosan, solusinya menurut dia misalnya mau ganti jenis permainan, biarkan dia menjalankannya selama masih aman dan tidak membahayakan si anak. Dengan demikian si anak sudah dibiasakan proaktif sejak dini, tidak hanya menunggu dicarikan solusi oleh orang tuanya,” papar Zivanna.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore