
Bunga Zainal dan Sukhdev Singh bersama tim kuasa hukum mengaku menemukan sejumlah kejanggalan penanganan kasus dugaan penipuan investasi batu bara. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bunga Zainal bersama suami Sukhdev Singh dan tim kuasa hukumnya mempertanyakan kenapa kasus dugaan penipuan dengan modus investasi batu bara yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya masih jalan di tempat, padahal sudah cukup lama perkaranya hampir mencapai 2 tahun.
Pihak Bunga Zainal dan Sukhdev Singh mengendus adanya sejumlah kejanggalan dalam penanganan kasus ini. Misalnya, penyidik yang menangani perkaranya dinilai tidak bekerja secara profesional.
"Ada banyak kejanggalan dalam penanganan perkara ini," kata Tommy Sinulingga selalu kuasa hukum Bunga Zainal dan Sukhdev Singh di Mabes Polri, Selasa (2/6).
Pihak Bunga Zainal dan Sukhdev Singh mengatakan, saksi ahli yang dihadirkan pihaknya malah ditanya oleh penyidik tentang peristiwa kejadian yang dilihat dan didengar. Saksi ahli diposisikan seolah sebagai saksi fakta.
"Saksi ahli seharusnya ditanya dari sudut pandang keilmuannya karena dia bukan saksi fakta," ungkapnya.
Pihak Bunga Zainal dam Sukhdev Singh juga menyesalkan tindakan penyidik yang memilah-milah keterangan saksi untuk dimasukkan ke dalam BAP.
"Keterangan yang menguntungkan Pak Sukhdev tidak dimasukkan, yang dimasukkan justru keterangan yang melemahkan," papar pengacara Bunga Zainal dan Sukhdev Singh.
Mereka juga menyayangkan tindakan penyidik tidak cepat dalam menangani perkara ini. Padahal, cek kosong seharusnya bisa menjadi barang bukti yang kuat dan tidak terbantahkan adanya dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi batu bara.
"Kenapa dalam hal ini sudah terbukti ini ceknya kosong namun malah dalam hal ini sampai 2 tahun. Sedangkan yang kita tahu dalam hal tidak pidana penipuan penggelapan itu ada levelnya, ada jangka waktunya," paparnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
