
Anisa Bahar. Abdul Rahman/JawaPos.com
JawaPos.com - Pedangdut Anisa Bahar sedih melihat kondisi ibunya, Ratna Ningsih, yang semakin melemah setelah sekitar 2 tahun mengalami stroke. Sekitar 5 hari belakangan ibu Anisa sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya semakin menurun.
Pada saat awal masuk rumah sakit, kondisi ibu Anisa Bahar tidak bisa merespons apapun. Bahkan dokter rumah sakit sudah sempat meminta supaya keluarga Anisa Bahar ikhlas karena kemungkinan umurnya sudah tidak lama lagi.
"Keadaannya masih koma di ruang ICU sudah mau seminggu. Kemarin-kemarin masih bisa komunikasi, sekarang enggak," ucap Anisa Bahar saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/12).
Mengungkapkan kondisi kesehatan ibunda, Annisa Bahar tak kuasa membendung air matanya. Dia mengatakan, sudah sejak 2 tahun belakangan ibunya tidak bisa makan menggunakan mulut. Tapi menggunakan alat bantu selang guna mengalirkan nutrisi makanan ke dalam tubuhnya.
Anisa Bahar sedih dari 2 tahun belakangan kondisi ibunya semakin menunjukkan penururun dan terlihat semakin kurus. Dia menduga kondisi itu diperparah karena ibunya tidak bisa makan menggunakan mulut. Anisa Bahar meyakini bahwa mengkonsumsi makanan menggunakan selang gizinya tetap berkurang jika dibandingkan dengan makan layaknya orang sehat.
Anisa Bahar mengaku belum siap jika tiba-tiba Tuhan mengambil ibunya. Pemilik goyang patah-patah ini pun bersama keluarga besar masih berusaha semaksimal mungkin untuk mengobati ibunya."
Kayaknya belum (ikhlas) deh, keluarga masih berusaha," ucapnya.
Lebih lanjut diungkapkan Anisa Bahar, dokter memperkirakan kalau ibunya tidak akan berumur panjang. Namun dia dan keluarga tidak mau menanggapinya serius. Karena vonis dokter semacam ini bukan kali pertama diterimanya. Sejak 2 tahun silam hal serupa juga sempat diungkapkan dokter.
"Kalau dokter dari dua tahun lalu sudah bilang Mama umurnya enggak lama lagi. Tapi Tuhan kan lebih berkuasa atas diri kita semua. Kenyataannya Mama masih bisa bertahan sampai dua tahun ini," tutur Anisa Bahar.
Setelah hampir seminggu di rumah sakit, Anisa Bahar menyatakan kondisi ibunya mengalami sedikit perbaikan. Jika sebelumnya dia tidak merespons sama sekali meskipun dilantunkan ayat-ayat suci AlQur'an, kini ibunya sudah bisa memberi respon.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
