Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 18.52 WIB

Kasus Stroke Sering Jadi Cacat Permanen, Kecepatan Penanganan Jadi Kunci

Ilustrasi stroke (Carrus Health) - Image

Ilustrasi stroke (Carrus Health)

JawaPos.com – Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia. Banyak pasien stroke mengalami kecacatan permanen akibat terlambat mendapatkan penanganan.

Padahal, kerusakan sel otak dapat terjadi hanya dalam hitungan menit ketika aliran darah terganggu. Karena itu, kecepatan dan ketepatan penanganan dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang pemulihan pasien stroke, khususnya stroke iskemik akut yang membutuhkan tindakan segera guna membuka kembali aliran darah ke otak.

Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village, Erick Prawira Suhardhi, mengatakan, keterlambatan penanganan stroke dapat berdampak serius terhadap kondisi pasien karena sel otak dapat mengalami kerusakan secara cepat.

“Dalam penanganan stroke, kecepatan dan ketepatan sangat krusial. Sistem penanganan yang cepat dan terkoordinasi dapat meningkatkan peluang pemulihan pasien secara signifikan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, penanganan stroke membutuhkan koordinasi tim multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis saraf, bedah saraf, radiologi, ICU, hingga rehabilitasi medik. Dukungan teknologi medis dan protokol klinis yang terstandarisasi juga diperlukan agar pasien dapat segera mendapatkan tindakan yang tepat.

Menurut Erick, penanganan stroke iskemik akut harus dilakukan sesegera mungkin untuk membuka kembali aliran darah ke otak. Jika terlambat, kerusakan sel otak dapat memengaruhi fungsi tubuh secara permanen dan meningkatkan risiko disabilitas jangka panjang.

“Kolaborasi tim dan kesiapan teknologi menjadi kunci utama. Kami memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang optimal sejak fase akut hingga pemulihan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan stroke itu, ia mengatakan bahwa Siloam Hospitals Lippo Village menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi Clinical Care Program untuk Acute Ischemic Stroke dari Joint Commission International pada 11 Maret 2026. Rumah sakit tersebut juga mempertahankan akreditasi JCI selama tujuh tahun berturut-turut.

Sertifikasi Clinical Care Program Certification (CCPC) diberikan kepada rumah sakit yang dinilai memiliki sistem penanganan stroke terintegrasi, mulai dari respons kegawatdaruratan, diagnosis cepat, intervensi medis, hingga rehabilitasi pasien.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore