Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 05.22 WIB

Sistem Navigasi Bedah Saraf Diperkenalkan di Medan, Dorong Layanan Neurosurgery Lebih Akurat

Gambar utama - Image
Ilustrasi aktivitas otak manusia saat tidur, menunjukkan jalur saraf yang tetap aktif memproses informasi dan memori. (Dok. Canva)

JawaPos.com – Akses terhadap teknologi medis canggih di daerah terus menjadi tantangan dalam peningkatan layanan kesehatan, terutama untuk penanganan penyakit kompleks seperti stroke dan gangguan saraf. Kehadiran teknologi navigasi bedah terbaru di Sumatera Utara menjadi salah satu langkah untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Dalam ajang Siloam Fair 2026 di Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, diperkenalkan sistem neuronavigasi bedah S8, yang disebut sebagai teknologi pertama dan satu-satunya di wilayah Sumatera Utara. Teknologi ini memungkinkan tindakan bedah saraf dilakukan dengan panduan citra secara real-time.

Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif dalam keterangan tertulisnya menilai kolaborasi antara penyedia teknologi dan fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas layanan medis.

“Kami secara aktif mendukung kegiatan kolaboratif ini sebagai upaya mendekatkan inovasi medis kepada masyarakat luas. Dukungan tersebut kami hadirkan secara nyata melalui penyediaan teknologi navigasi bedah S8, yang kami harap dapat membantu tim medis RS Siloam dalam memberikan layanan bedah yang lebih presisi, aman, dan optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi klinis, penggunaan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan akurasi tindakan operasi. Head of Neuroscience Team Siloam Hospitals, dr. Michael Lumintang Loe, menjelaskan bahwa sistem navigasi tersebut memungkinkan presisi hingga skala sangat kecil.

“Dalam tindakan bedah saraf seperti operasi penyakit tumor otak, saraf kejepit, dan stroke, teknologi navigasi memungkinkan kami beroperasi dengan tingkat presisi yang lebih tinggi hingga mencapai skala sub-milimeter secara real-time, yang memberikan outcome menjadi lebih baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknologi ini juga membantu mengurangi risiko pada struktur saraf penting melalui fitur seperti image fusion dan tractography.

“Hal ini memastikan seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga eksekusi operasi, berjalan jauh lebih optimal,” lanjutnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore