Aktris AI Tilly Norwood (Variety)
JawaPos.com – Tilly Norwood, aktris yang sepenuhnya diciptakan oleh kecerdasan buatan (AI), menjadi perbincangan panas di Hollywood.
Dilansir dari laman Los Angeles Magazine pada Selasa (30/9), Tilly Norwood dikenal sebagai aktris AI pertama, Norwood bahkan dilaporkan tengah didekati agensi bakat besar. Namun, kabar tersebut memicu reaksi keras dari kalangan aktor dan pembuat film.
Norwood adalah kreasi komedian sekaligus penulis asal Belanda, Eline Van der Velden, melalui studio AI Xicoia.
Baca Juga: Nvidia dan Jensen Huang Dominasi Pasar AI Global Lewat Investasi Triliunan Dolar dan Strategi Cerdas
Studio ini merupakan spin-off dari Particle6 yang berfokus pada pengembangan talenta digital dengan latar belakang dan kepribadian unik. Norwood juga telah meluncurkan akun media sosialnya sendiri sebagai aktris.
Pada Juli 2025 lalu, Norwood mengumumkan peran pertamanya dalam sketsa komedi AI Commissioner. Ia menuliskan pesan emosional di Facebook, mengklaim bahwa meski berbasis AI, dirinya merasakan emosi nyata.
Karakter ini semakin menarik perhatian publik setelah Van der Velden menyebut agen bakat besar siap merepresentasikannya.
Baca Juga: Rusia Tertinggal di Tengah Ledakan AI Global, Rezim Putin Dinilai Membungkam Talenta Teknologi
Van der Velden menegaskan bahwa Norwood bukanlah pengganti aktor manusia, melainkan karya seni digital. Menurutnya, penonton lebih peduli pada cerita ketimbang siapa pemerannya. Ia bahkan menyebut era aktor sintetis sudah dimulai, bukan sekadar akan datang.
Pernyataan tersebut memantik kemarahan sejumlah tokoh Hollywood. Sutradara Luca Guadagnino menilai kehadiran aktor AI mengancam masa depan industri film.
Aktris Emily Blunt pun menyebut fenomena ini mengerikan dan meminta agensi untuk menghentikan langkah tersebut.
Aktris Melissa Barrera mengecam keras agensi yang ingin mewakili Norwood dan mendesak aktor lain hengkang dari agensi tersebut.
Mara Wilson menyoroti sisi etis penciptaan Norwood yang disebut memanfaatkan ratusan wajah perempuan nyata. Menurutnya, aktor sungguhan seharusnya diberi kesempatan, bukan digantikan karakter sintetis.
Sementara itu, Whoopi Goldberg menyebut aktor AI memiliki keuntungan tidak adil karena hasil gabungan banyak wajah. Namun, ia yakin penonton tetap bisa membedakan aktor manusia dari yang sintetis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022