Tamara Tyasmara bersama putra semata wayangnya, Dante./ Instagram: tamaratyasmara
JawaPos.Com - Kasus kematian buah hati Tamara Tyasmara dan DJ Angger Dimas, Dante, berbuntut panjang usai Yudha Arfandi ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah menetapkan Yudha Arfandi sebagai tersangka setelah bukti CCTV menunjukkan bahwa kekasih Tamara Tyasmara itu berbuat keji.
Dari bukti yang beredar, Yudha disebutkan telah menenggelamkan Dante hingga 12 kali dan membuat sang bocah terkapar lemas hingga meregang nyawa.
Dilansir dari Pojok Satu, Sabtu (10/2), Yudha alias YA yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka, kini pihak keluarga justru menuduh Tamara Tyasmara sebagai pelaku utama.
Adik Yudha Arfandi yakni Savira Ramadhani, melalui akun Instagram-nya menyalahkan Tamara Tyasmara dan menyebut sang pesinetron lah peran utama kelalaian yang menyebabkan Dante tewas di kolam renang.
"Akhirnya keluarga mengizinkan untuk speak up kami pihak keluarga berhak untuk memberi pembelaan."
"Selama ini kami diam hanya untuk menjaga reputasi anda Tamara Tyasmara dengan harapan bisa lebih speak up bagaimana bonding antara abang saya dan anak anda," tulis Savira dikutip dari akunnya @svrramadhani, Sabtu, 10 Februari 2024.
"Saya membenarkan adanya kelalaian tapi yang menjadi peran utama kelalaian itu harusnya anda Tamara Tyasmara," sambungnya.
Dia mengatakan Tamara mengetahui kebenarannya tentang YA yang sering dipercayakan untuk dititipin dan main bersama Dante, namun, dengan sengaja membuat seolah-olah YA ingin membunuh Dante.
"Abang saya sudah sangat sering main bersama almarhum Dante dengan anaknya sendiri," tegasnya.
Tidak hanya kepada Tarama, Savira juga mengkritik mantan suami Tamara yakni Dimas Angger.
"Tolong ya mas Angger Dimas, jangan karena masalah rumah tangga anda yang belum selesai abang saya memang lalai tapi bukan pembunuh," tukasnya.
Bahkan, setelah melihat CCTV pun, Savira masih merasa YA tidak bersalah.
"Tolong ini rekaman CCTV dari belakang semua orang bisa berasumsi yang tidak benar. Video yang akurat CCTV dari sisi depan dan itu ditahan dari pihak kepolisian, abang saya benar benar-benar difitnah Tamara Tyasmara," tuturnya.
Dia mengklaim YA memilih diam dan menerima semuanya, karena tidak diberi kesempatan membela diri.
"Kami sekeluarga selama ini diam dan mematuhi aturan dan menghargai proses yang berjalan, kami pun tidak ingin mencari panggung atau apapun dari kasus ini karena kami sadar kami bukan dari keluarga terkenal," bebernya.
Disebutkannya YA punya seorang putri dan selama ini menjaganya dengan baik. Dia tak terima abangnya dicap pembunuhnya.
"Abang saya mungkin lalai abang saya bukan seorang pembunuh, dia juga memiliki seorang putri yang kebetulan sudah sayang dekat dengan almarhum. Kami sekeluarga sangat sedih abang saya diperlakukan seperti ini, tapi kami percaya Allah Maha Tahu semuanya," pungkasnya. ***
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022