
Nikita Mirzani (Abdul Rahman)
JawaPos.com - Nikita Mirzani harus menghadapi musuh terbesarnya saat ini yaitu putrinya sendiri, Laura Meizani Nasseru Asry alias Lolly. Banyak netizen mencapnya sedang menjalani karma atas kelakuannya suka bikin ribut dan huru hara dengan sesama selebriti.
Namun, Nikita Mirzani dengan tegas membantah itu. Menurutnya, sikap membangkang Lolly tidak ada kaitannya dengan keributan yang pernah dia buat dengan artis beberapa waktu lalu.
"Enggak ada urusannya ribut sama orang. Kalau anak itu karena mau bebas saja dari peraturan di rumah. Karena peraturan di rumah ketat," ujar Nikita Mirzani seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group) dari YouTube Melaney Ricardo, Selasa (12/9).
Dia menjelaskan perseteruannya dengan Lolly berbeda dengan kasus ibu dan anak yang marak terjadi di kalangan artis. "Sebenarnya ini bukan problem ibu dan anak seperti di luar sana, ini problemnya aku bertanggung jawab as a mother untuk semua. Dan dia tidak pernah merasakan hidup susah dari kecil. Kalau namanya kasih sayang sudah satu juta kasih sayang diberikan. Anak ini merasa terlalu dikekang," beber Nikita.
Disebutkannya, kesalahannya adalah tidak berpikir panjang ketika menyekolahkan Lolly di luar negeri yaitu London. Karena membuat Lolly jadi mendapatkan apa yang dia mau, yaitu hidup bebas.
Meski tinggal di asrama, Lolly akhirnya boleh menggunakan seluruh gadget yang selama ini saat mereka hidup bersama dibatasi.
"Sekarang aku lagi bertanya ke diri aku, salah aku dimana ya, apa yang dia minta (dituruti sekolah ke luar negeri). Aku sudah ke psikolog juga. Aku tanya apakah saya salah mengekang anak perempuan satu-satunya, apakah salah aku kunci di kamar daripada aku pukul karena terlalu banyak berbohong," tuturnya.
Sementara itu, Nikita mengatakan saat ini secara pribadi ingin hidup lebih tenang dan tak ingin hura hara lagi. "Sudah enak gini, banyak yang sayang. Aku sudah enggak berantam-berantam lagi," pungkas Nikita Mirzani.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
