JawaPos.com - Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan bahwa ASN yang akan pindah ke IKN bakal mundur menjadi April 2025 atau setelah Hari Raya Idul Fitri atau lebaran. Dari sebelumnya direncanakan pada Januari 2025.
Menurut Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, rencana itu mundur karena hingga kini Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) masih dalam proses menghitung terkait pemindahan ASN secara bertahap.
Ia mengatakan, sesuai rencana memang pemindahan ASN akan dilakukan pada Januari 2025. Namun karena mendekati Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran maka kemungkinan baru akan dilakukan pada April 2025.
"Menurut Menteri PANRB yang kita siapkan dan hitung semua itu mulai April. Sebenarnya kan bulan Januari 2025, cuma Maret kan lebaran. Ada lebaran, mungkin dihitung itu," kata Basuki kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut Basuki membeberkan bahwa saat ini OIKN sedang ditahap melanjutkan pembangunan IKN. Hal ini sejalan dengan rencana pemindahan ibu kota politik yang bisa dilakukan pada tahun 2028.
Sementara itu, untuk sektor yudikatif dan legislatif baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2025 mendatang. Adapun penyelesaian pembangunannya diperkirakan membutuhkan waktu 2 tahun.
“Yudikatif dan legislatif baru mulai 2025, kalau baru kulai 2025 minimal ya 2027 selesai,” pungkas Basuki.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara (PANRB) era Presiden Jokowi, Abdullah Azwar Anas akhirnya membuka suara terkait transfer ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, mutasi ASN ke IKN akan dilakukan mulai Januari 2025 dari sebelumnya dijadwalkan sekitar September dan Oktober tahun ini.
Anas mengklaim, jadwal transfer ini telah sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo yang diperolehnya melalui Mensesneg Pratikno, pada Senin (7/10) malam.
“Saya kemarin sudah dapat perintah ditanya terus sama wartawan ini kapan pindah ke IKN. Tadinya September ke Oktober arah Presiden bukan soal apa. Tadi Pak Menteri PU, Kepala OIKN Tadi sampaikan sudah selesai tapi kita diminta ekosistemnya dibereskan,” kata Anas dalam acara Gebyar Pelayanan Prima di Hotel Sheraton Grand, Jakarta Selatan, Selasa (8/10).
“Tapi tadi malam saya dapat perintah dari Bapak Presiden melalui Pak Pratikno. Dapat perintah Januari ASN pindah ke IKN,” sambungnya.