Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 19.18 WIB

Sudah Punya 50 Ribu Komcad, Pemerintah Indonesia Terus Tambah Kekuatan dari Unsur Masyarakat dan ASN

Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema berfoto bersama ribuan ASN dari 55 kementerian dan lembaga yang akan mengikuti Latsarmil pembentukan Komcad ASN. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema berfoto bersama ribuan ASN dari 55 kementerian dan lembaga yang akan mengikuti Latsarmil pembentukan Komcad ASN. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah berjalan sejak 2021. Sampai hari ini (22/4), tercatat sudah ada 50 ribu Komcad dari berbagai latar belakang. Baik Komcad reguler maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebelum memulai pembentukan Komcad ASN dengan menggandeng 55 kementerian dan lembaga, Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemhan sudah lebih dulu membentuk Komcad dari ASN Kemhan. Hari ini, sebanyak 1.733 ASN kembali dilepas untuk mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dalam rangka pembentukan Komcad.

”Jumlah sekarang puji syukur kurang lebih sekitar mendekati 50 ribu anggota Komponen Cadangan. Terstruktur, terkomposisi, baik itu Komponen Cadangan yang bersifat reguler, Komponen Cadangan yang bersifat dari ASN yang sudah didahului oleh ASN Kementerian Pertahanan, sekarang seluruh kementerian dan lembaga,” ucap Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema.

Meski jumlahnya sudah 50 ribu, pembentukan Komcad terus berlanjut. Khusus ASN di level pusat, Kemhan menarget 4 ribu Komcad tahun ini. Karena itu kekurangan 2.227 ASN kementerian dan lembaga akan diupayakan terpenuhi dalam pembentukan ASN Komcad gelombang kedua.

”Sebagaimana awal tahun, bapak menteri pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 2026, 4.000 ASN akan kami bentuk dalam Komcad. Gelombang pertama belum memenuhi 2.000 ASN, tetapi ini nanti akan kami lengkapi di gelombang kedua nanti,” kata dia.

Menurut Gabriel, ASN adalah potensi besar dalam ikhtiar pembentukan Komcad. Sebab, jumlah ASN se-Indonesia mencapai 5 juta orang. Menurut dia, angka itu menunjukkan potensi kekuatan yang besar. Sehingga Kemhan terus mengajak agar para ASN di level pusat dan daerah untuk bergabung dalam program pembentukan Komcad.

”ASN ini kurang lebih jumlah sekitar hampir 5 juta di seluruh Indonesia. Itu potensi kekuatan pertahanan yang terbesar. Tentunya proses penyiapannya harus dilalui dan disiapkan oleh kita semua,” kata dia.

Sebanyak 1.773 calon Komcad ASN sudah dilepas oleh Gabriel melalui upacara pelepasan ribuan ASN di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), hari ini. Dia menyebut, 1.773 calon ASN Komcad itu berasal dari 2.000 lebih ASN yang ikut seleksi.

”Sejumlah 1.773 (ASN) ini gelombang pertama. Sebagaimana awal tahun, bapak menteri pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 2026, 4.000 ASN akan kami bentuk dalam Komcad. Gelombang pertama belum memenuhi 2.000, tetapi ini nanti akan kami lengkapi di gelombang kedua nanti,” terang dia.

Pembentukan Komcad berlatar belakangan ASN merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan agenda nasional. Yakni bela negara untuk memperkuat karakter kebangsaan dan mewujudkan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore