
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada ratusan ASN yang tengah menjalani Latsarmil pembentukan Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jaksel, pada Rabu (29/4). (Kemhan)
JawaPos.com-Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (29/4). Latihan itu diikuti oleh 280 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah digembleng selama 1,5 bulan sebelum dikukuhkan menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad) ASN.
Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa ASN yang mendapatkan pembekalan untuk bergabung dengan Komcad diharapkan mampu menjadi penguat bagi Komponen Utama, yakni TNI. Menhan juga menekankan bahwa kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
”Oleh karena itu, ASN perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme,” kata dia dikutip dari keterangan resmi pada Kamis (30/4).
Sjafrie menegaskan, pendidikan Komcad dilaksanakan bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian. Menurut dia nilai-nilai tersebut harus ditanamkan dengan melalui proses, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta.
Atas keterlibatan ASN dari berbagai kementerian dan lembaga tersebut, Sjafrie turut mengapresiasi. Meski baru beberapa hari, dia melihat sudah ada perkembangan dari para peserta. Itu tampak dari perubahan positif, khususnya dalam aspek kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Peningkatan tersebut dinilai penting.
”Mengingat ASN merupakan elemen kunci dalam mendukung kinerja kementerian dan lembaga,” ujarnya.
Sjafrie juga menekankan bahwa keberagaman latar belakang peserta dari berbagai kementerian dan lembaga merupakan kekuatan yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dia pun mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab ASN sebagai abdi negara. Apalagi seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat.
”Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022