Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 September 2024 | 02.32 WIB

Kapolres Palopo AKBP Safi'i Nafsikin kembali ke Kaltim, Yakin Situasi Kondusif di PPU-Kukar Potensial Pancing Masuknya Investor untuk Pembangunan IKN

Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin pernah bertugas di Penajam Paser Utara dan Kukar. (Kaltim Post)

JawaPos.com-Sosok Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin kembali menjejakkan kaki di Kalimantan Timur. Tepatnya di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kehadirannya kali ini untuk mengikuti Pengarahan dari Presiden Joko Widodo bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang melibatkan seluruh Kapolda, Kapolrestabes, Kapolresmetro, Kapolresta dan Kapolres di Indonesia, bertempat di Istana Negara IKN.

Bagi Safi’i, kunjungan ini jauh lebih dari sekadar menjalankan tugas. Kalimantan Timur adalah tanah yang menyimpan jejak panjang kariernya di kepolisian, tempat di mana ia mengukir prestasi yang kini dikenang banyak pihak, terutama di dua kabupaten yang menjadi bagian dari pembangunan IKN yaitu Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Safi’i mengatakan tidak bisa melupakan bagaimana masa-masa ia bertugas di Kukar dan PPU, daerah yang kini menjadi pusat perhatian nasional sebagai lokasi pembangunan ibu kota negara. ’’Saya sangat menikmati tugas saya di Penajam Paser Utara dan Kukar. Dua daerah ini sangat terasa kearifan lokalnya. Masyarakatnya ramah dan situasinya kondusif,’’ paparnya seperti dilansir dari Kaltim Post (Grup Jawa Pos).

Sebagai Kasatreskrim di dua kabupaten tersebut, Safi’i dikenal sebagai perwira yang berprestasi, mampu menangani kasus-kasus besar yang menggemparkan, salah satunya adalah runtuhnya Jembatan Kartanegara pada 2011. Tragedi yang terjadi hanya dalam hitungan detik itu menewaskan puluhan orang dan merusak infrastruktur vital di Kukar.

Safi’i yang kala itu memimpin penyelidikan, berhasil menetapkan tiga tersangka dari kalangan birokrat dan kontraktor yang akhirnya diproses hukum. Prestasi ini menunjukkan ketegasan dan profesionalismenya dalam mengungkap kasus yang menyita perhatian nasional.

Tidak berhenti di situ, Safi’i juga memainkan peran penting dalam pengungkapan kasus pembantaian orangutan Kalimantan di Muara Kaman, Kutai Kartanegara. Kasus ini bukan hanya mengguncang Indonesia, tetapi juga dunia internasional.

Safi’i bergerak cepat, menetapkan lima tersangka, dan berhasil menghentikan pembantaian yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Reputasinya sebagai penegak hukum yang tidak gentar menghadapi kejahatan besar terus diakui hingga sekarang.

Namun, jejak karier Safi’i tidak hanya bersinar di Kalimantan Timur. Saat bertugas di Bareskrim Polri, ia kembali membuktikan kapasitasnya. Safi’i menangani sejumlah kasus berat terkait ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong di era digital yang semakin kompleks.

Dua kasus besar yang pernah ia tangani adalah kasus ujaran kebencian oleh Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur, yang divonis enam tahun penjara karena terbukti menyebarkan hoaks tentang ijazah palsu Presiden Jokowi, serta kasus pegiat media sosial Edy Mulyadi, yang mengeluarkan pernyataan kontroversial mengenai IKN dengan menyebut lokasi tersebut sebagai “tempat jin buang anak.”

Dalam menangani kasus-kasus tersebut, Safi’i sebagai polisi yang presisi tak hanya menunjukkan keahlian dalam bidang hukum siber, tetapi juga kepekaan terhadap dampak sosial dari ujaran kebencian di tengah masyarakat yang semakin terhubung secara digital.

Sejak Desember 2022, Safi’i menjabat sebagai Kapolres Palopo, Sulawesi Selatan, di mana ia terus melanjutkan pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan sangat presisi.

Kariernya yang panjang menunjukkan fleksibilitasnya dalam berbagai bidang penegakan hukum, mulai dari tindak pidana umum hingga kejahatan siber, dengan berbagai prestasi yang telah ditorehkan. Kini, ketika ia kembali ke Kalimantan Timur, Safi’i tak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menyaksikan bagaimana daerah yang dulu ia jaga kini berubah menjadi pusat perhatian nasional. Pembangunan IKN, yang mencakup wilayah PPU dan Kukar, membuat Safi’i bangga. ’’Saya yakin, dengan keadaan di Penajam Paser Utara dan Kukar, pembangunan IKN akan berjalan lancar. Karena potensi masuknya investor juga semakin besar,’’ paparnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore