
Umat Katolik memasuki masa Prapaskah. (Freepik)
JawaPos.com - Gereja Katolik memiliki banyak sekali agenda dalam Kalender Liturgi mereka. Salah satunya adalah Paskah, dimana sekarang sudah memasuki masa Prapaskah yang dimulai sejak Rabu (18/2) lalu.
Rabu lalu adalah Rabu Abu, yang menandakan dimulainya Masa Prapaskah. Dan akan diakhiri saat ibadah Kamis Putih, 2 April 2026 nanti.
Sebelum itu mereka akan mengadakan ibadah Minggu Palma pada 29 Maret 2026. Dan setelah Kamis Putih, mereka akan merayakan Jumat Agung pada 3 April 2026.
Dilansir dari United States Conference of Catholic Bishops, Masa Prapaskah ini berlangsung selama 40 hari.
Dalam kurun waktu tersebut, para umat disarankan untuk menjadi lebih perhatian terhadap diri sendiri dengan melakukan pantang dan puasa. Selain itu, kegiatan seperti doa bersama, sering-sering membaca Alkitab, berdonasi dan lain-lain.
Melalui berpantang dan berpuasa, para umat akan belajar untuk menahan diri sebelum tenggelam dalam dunia yang materialistik, dan menjadi lebih dekat dengan Tuhan.
Orang-orang biasanya mengetahui bahwa para umat Kristen akan berpantang makan daging pada setiap hari Jumat selama periode ini. Namun, mereka juga disarankan untuk berpuasa selama 40 hari apabila bisa.
Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, praktek berpuasa ini diperkirakan sudah dilakukan jauh sebelum Perayaan Paskah ditetapkan secara formal pada Konsili Nicea Pertama pada tahun 325 M.
Periode ini juga menjadi masa persiapan bagi para calon baptis, dan masa pertobatan bagi para pendosa berat yang tidak diizinkan untuk menerima Komuni.
Dilansir dari History, setelah agama Kristen dilegalkan pada 313 M, praktek berpuasa ini menjadi lebih tertata, terutama panjang waktu Masa Prapaskah.
Angka 40 ini juga memiliki makna yang sangat dalam bagi Gereja Katolik: Nabi Nuh menceritakan bahwa hujan turun selama 40 hari dan 40 malam; Nabi Musa tinggal di Gunung Sinai selama 40 hari untuk mempersiapkan diri sebelum menerima 10 Perintah Allah; Nabi Elia berjalan selama 40 hari sebelum mencapai gunung Tuhan.
Namun, kisah yang paling utama adalah bagaimana Yesus Kristus berpuasa selama 40 hari di padang gurun, dan dicobai oleh setan.
Pada Konsili Nicea tersebut, para pemimpin gereja awal sepakat bahwa Paskah harus dirayakan pada hari Minggu setelah bulan purnama pertama dan ekuinoks musim semi. Mereka juga mengakui 40 hari masa persiapan tersebut pula, meskipun tidak diwajibkan untuk melaksanakannya.
Pada tahun 601, Paus Gregorius I (590-604) memperpanjang Masa Prapaskah menjadi 46 hari. Dengan begitu ada 40 hari berpantang ditambah 6 hari Minggu, dimana para umat boleh menunda pantang mereka.
Beliau juga yang pertama kali memulai dan menetapkan tradisi Rabu Abu yang sekarang umum dilakukan. Yaitu menandai dahi para umat dengan abu berbentuk salib.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022