
Pembukaan pameran akbar road to Artjog 2025 telah dimulai Sabtu (19/4) sore. (HADYAN NANDANA SANTOSA/Jawapos)
JawaPos.com - Pembukaan pameran akbar road to Artjog 2025 telah dimulai Sabtu (19/4) sore. Pameran ini mengusung tajuk Arak-Arak: Midnight Haze and The Drifting Flock. Yaitu, sebuah pameran tunggal karya Jompet Kuswidananto, seorang seniman asal Jogjakarta.
Dengan dikuratori oleh penulis asal Surabaya, Ayos Purwoaji, pameran ini menampilkan proyek kesenian instalasi multimedia. Langgam kesenian dengan panduan objek kinetik, mekanisme pencahayaan, dan orkestrasi bebunyian tak luput untuk ditautkan. Pameran ini berlangsung di Pasar Tunjungan Surabaya.
Penulis dan kurator pameran, Ayos Purwoaji mengatakan, pameran ini menandai pertama kalinya pameran tunggal ArtJog dihelat di Surabaya. "Kali pertamanya pameran tunggal ArtJog dihelat di Surabaya. ArtJog sekaligus hendak menyapa rekan seniman, kolega, media, dan masyarakat dalam perhelatan festival utama yang bakal digelar pada 20 Juni-31 Agustus di Jogja," ungkap Ayos.
Pameran ini akan berlangsung mulai dari 19 April sampai 3 Mei mendatang. Sementara tema Amalan dipilih sebagai bagian dari proyek besar ArtJog.
"ArtJog punya konsep trilogi pameran dalam berkesenian. Yaitu lamaran, ramalan, dan amalan. Dan pameran ini tahun terakhir di konsep amalan," kata Ayos. "Dan amalan berarti sebuah sesuatu karya seni yang diberikan ke publik sehingga memiliki dampak," imbuhnya.
Oleh karenanya, Jompet melalui pameran ini hendak menyampaikan resonansi sejarah masa lalu sebagai gema yang tak pernah padam. Pameran ini merupakan perjalanan lintas waktu Jompet dalam proses berkarya selama rentang 2001 hingga 2025.
"Wis tuwo. Tidak terasa saya berkarya selama 24 tahun," tutur Jompet saat pembukaan pameran.
Sementara itu, dalam pembukaan pameran ini juga ada tur pameran. Publik akan diajak untuk menyusuri sejarah kota dalam ritus arak-arakan.
Rute arak-arak ini akan berlangsung dari Hotel Majapahit menuju ke Pasar Tunjungan. Hal ini juga sekaligus penanda bahwa pameran kontemporer sebagai ciri khas ArtJog telah dibuka.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
