Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Mei 2023 | 15.07 WIB

Pembuat Konten Kisah Misteri, Om Hao: KTJ Jadi "Minimarket” Berbasis Retrokognisi

TAK KASAT MATA: Dari kiri, Om Hao, Day Sara Wijayanto, dan Wisnu Hardana dalam penelusuran kolaboratif. - Image

TAK KASAT MATA: Dari kiri, Om Hao, Day Sara Wijayanto, dan Wisnu Hardana dalam penelusuran kolaboratif.

Penikmat konten mistis di kanal YouTube dan platform media sosial (medsos) tidak pernah ada matinya. Padahal, yang dibahas biasanya sudah mati alias tidak bernyawa lagi. Namun, misteri memang selalu menarik untuk diulik.

DIKARUNIAI kemampuan retrokognisi atau persepsi kejadian/peristiwa pada masa lalu, Hari Kurniawan alias Om Hao menikmati proses pembuatan setiap konten untuk Kisah Tanah Jawa (KTJ). Lelaki kelahiran Jombang, Jawa Timur, itu memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang dia miliki untuk menjadikan KTJ sajian yang unik. Dia mengupas hal-hal mistis dan misterius dengan kemasan historis dan tradisi.

Lahir di kanal YouTube sejak Februari 2018, konten-konten KTJ sudah ditonton lebih dari 240 juta warganet per kemarin (13/5). Dari awal kemunculannya sampai sekarang, Om Hao dan tim KTJ konsisten memproduksi tayangan yang menyingkap mitos sejarah, kisah mistis, dan metafisika.

Kisah Tanah Jawa tidak merujuk pada suku tertentu, tapi lebih ke Pulau Jawa,” kata Om Hao saat ditemui Jawa Pos pada Rabu (10/5) lalu.

Selain KTJ, konten metafisika diproduksi tim Sara Wijayanto. Perempuan yang dikenal sebagai pelakon itu menjadi pembuat konten misteri dan mistis lewat Diari Misteri Sara (DMS) di YouTube sejak 2009. Sebagai sesama pembuat konten dengan genre yang sama, Om Hao pun beberapa kali berkolaborasi dengan Sara.

Om Hao menyatakan bahwa KTJ berkembang mengikuti dinamika pasar. Untuk bisa menjangkau semua kalangan, KTJ tidak melulu hanya menyajikan konten penelusuran atau liputan. Namun, ada juga playlist Gerbang Antar Dimensi dan gelar wicara (podcast) bertajuk Obrolan Santai.

”Ada banyak produk dagangan di situ (kanal YouTube KTJ). Ada pembahasan yang berat, pembahasan yang ringan, bahkan yang receh juga ada,” ungkap Om Hao. Dia menyebut kanal YouTube KTJ tak ubahnya minimarket. ”Semuanya ada,” imbuhnya.

Soal kolaborasi, KTJ tidak hanya bergandengan dengan sesama pembuat konten dari genre yang sama, dengan yang beda genre pun dijalani. Yang terbaru, KTJ berkolaborasi dengan Denny Sumargo membuat konten penelusuran kisah mistis di Jakarta.

KTJ tidak sembarangan dalam membuat konten. Om Hao menegaskan bahwa semua produksi selalu diawali dengan riset. Khususnya, riset sejarah tentang lokasi taping. ”Sebelum membuat konten, kita harus tahu betul apa yang ingin disampaikan (kepada penonton, Red),” ungkap pria yang tubuhnya bisa menjadi media komunikasi dengan "dunia lain” itu.

Selain kolaborasi dan inovasi tayangan, KTJ juga membuat kanal-kanal baru. Bahkan, kanal-kanal itu tidak lagi sekadar mengupas kisah mistis di Pulau Jawa. Melainkan juga pulau-pulau lain di Indonesia. Seperti Sumatera, Kalimantan, dan Bali. ”Kita akan terus berkembang. Kreatif itu harus dinamis, nggak boleh statis,” papar Om Hao. (tyo/c17/hep)

Hari Kurniawan alias Om Hao

KISAH TANAH JAWA

  • Mulai berproduksi di YouTube sejak 13 Februari 2018
  • Digawangi Om Hao alias Hari Kurniawan yang memiliki kemampuan retrokognisi
  • Mengangkat tema mitos sejarah, cerita mistis, dan metafisika
  • Punya fans base bernama Javanica
  • Sudah ditonton sebanyak 240 juta lebih warganet

Sumber: Reportase Jawa Pos

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore