
Photo
ISU dampak aneh-aneh vaksin Covid-19 mulai beredar di media sosial. Salah satunya dilengkapi foto tubuh warga kulit hitam yang penuh bekas luka. Foto itu diberi keterangan bahwa masyarakat Zimbabwe telah terkena penyakit kulit berair setelah menggunakan vaksin Covid-19 asal Tiongkok.
”Akibat Suntik Vaksin dari Cina, Masyarakat Zimbabwe Terkena Penyakit Kulit Ber Air. NEGARA ZIMBABWE adalah Negara yang di Kuasai sama Negara Tiongkok (Cina Komunis), Mata Uang Negara Zimbabwe, Memakai Mata Uang yang Syah adalah Mata Uang Cina = Yuan! Kemungkinan Besar Negara Indonesia Bisa Terjadi Seperti Zimbabwe,” begitu narasi ngawur yang diunggah akun Facebook Tim Tim Surau Suhatri Ramang pada 20 November 2020 (bit.do/PenyakitKulit).
Saat ditelusuri dengan menggunakan situs padanan gambar, foto itu ternyata tidak ada kaitannya dengan vaksin Covid-19. Malah sudah beredar jauh sebelum pandemi virus korona melanda hampir seluruh penjuru dunia. Foto tersebut pernah diunggah portal berita dailyamail.co.uk pada 11 Mei 2017. Bukan tentang warga Zimbabwe, melainkan Ethiopia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022