
Hoax video serangan Iran ke basis militer AS.
JawaPos.com - Serangan Iran ke basis militer AS di Iraq dimanfaatkan pembuat hoax untuk menyebar kabar palsu. Salah satunya berupa video lontaran ratusan roket dan rudal yang membelah langit malam. Agar lebih meyakinkan, video itu dikaitkan dengan berita dari portal berita CNN, bahwa Iran mengakui telah menyerang basis tentara AS.
Jawa Pos menemukan video dengan narasi seperti itu diunggah akun Twitter Not A Desert Lizard (@Zain_Ical) pada 8 Januari 2020 (bit.ly/PerangIranAS). ”Perang dimulai? Iran Akui Hantam Basis AS dengan 9 Roket dan Puluhan Rudal. Sumber video: FP Seword,” tulis akun Not A Desert Lizard.
Saat ditelusuri, video yang sama persis ternyata sudah pernah muncul di YouTube. Diunggah kanal Partha pada 27 November 2018 dengan judul, Multiple launch rocket system at night. Anda bisa melihatnya di bit.ly/PeluncurRoket. Unggahan kanal Partha itu sekaligus membuktikan bahwa klaim akun Twitter Not A Desert Lizard adalah hoax. Sebab, serangan ”balasan” Iran ke basis tentara AS di Iraq dilakukan pada 8 Januari 2020. Bukan sebelum itu.
https://youtu.be/Mr5KoDKXjz8
Portal berita berbahasa Mandarin new.qq.com juga pernah mengulas peristiwa dalam video itu pada 2 November 2018. Isinya menyebutkan, pada Oktober 2018, Inggris dan Oman melaksanakan latihan militer bersama. Latihan gabungan yang diberi sandi ”Saif Sareea III” itu berlangsung selama sebulan penuh. Lebih dari 65 ribu tentara terlibat dalam latihan itu.
Portal edrmagazine.eu juga mengulas latihan bersama tersebut dengan judul British and Omani Armed Forces train in the Desert. Ulasan yang terbit pada 9 November 2018 menuliskan aksi Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson yang mengendarai tank tempur utama Challenger 2 di puncak Latihan Saif Sareea III (bahasa Arab untuk Swift Sword III). Event itu merupakan latihan militer terbesar antara Inggris dan Angkatan Bersenjata Oman yang diadakan di Timur Tengah sejak 17 tahun terakhir.
Acara puncak Saif Sareea III adalah demonstrasi serangan spektakuler pada 3 November di hadapan semua pejabat militer. Saat itu pasukan khusus Oman melakukan aksi fast roping dari helikopter Royal Air Force of Oman (RAFO) NH90 serta dukungan pesawat F-16 untuk menghancurkan radar musuh.
Atraksi selanjutnya adalah serangan mortir dan artileri dari tank-tank Inggris dan Oman. Tampak kendaraan-kendaraan lapis baja memuntahkan ratusan peluru diikuti dengan peluncuran rudal-rudal antitank Javelin. Anda bisa membacanya di bit.ly/LatGabTerbesar.
---
FAKTA
Video yang diunggah akun Twitter @Zain_Ical menunjukkan suasana latihan militer gabungan antara Inggris dan Oman pada Oktober 2018. Bukan serangan Iran ke basis militer Amerika Serikat di Iraq.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Prediksi Skor Borneo FC vs Tainan City: Jeronimo Turunkan Susunan Pemain Terbaik
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Club Brugge vs Lens di Liga Champions: Blauw-Zwart Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Vasco da Gama vs Boca Juniors: Duel Ketat demi Tiket Final Copa Sudamericana
Prediksi Skor Real Betis vs Feyenoord di Liga Champions: Los Beticos Siap Tekuk Tamu
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Aston Villa vs Viking FK di Liga Champions: The Villans Jaga Tren Kemenangan!
Prediksi Palmeiras vs Fluminense: Tuan Rumah Selangkah Lagi Lolos ke Final Copa Libertadores 2026

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022