
Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini berbagi kisah mengenai tradisi Lebaran di keluarga besarnya.
JawaPos.com - Umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Fitri 1444 Hijriah dengan suka cita. Sebulan penuh berpuasa, menahan lapar dan dahaga, Lebaran menjadi momen yang sangat dinanti.
Semua meryakan dengan penuh kegembiraan. Apalagi, Lebaran kali ini bisa dibilang merupakan momen kebebasan. Itu tak lain pandemi Covid-19 telah berangsur berakhir.
Lebaran memiliki kesan dan cerita tersendiri bagi setiap yang merayakannya. Tidak terkecuali Dian Siswarini, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata. Kepada JawaPos.com, Dian Siswarini yang merupakan salah satu tokoh central perempuan di XL Axiata atau bahkan di industri telekomunikasi di Indonesia bercerita bahwa momen Lebaran banyak kisah baginya.
Dian memiliki banyak kenangan. Termasuk amanah sang ibunya untuk tetap menjadi perekat bagi keluarga besarnya saat momen Lebaran Idul Fitri tiba.
"Kalau bicara Lebaran, saya ingat pesan ibu saya. Dulu setiap Lebaran itu, semua saudara kumpul di rumah saya, di rumah orang tua saya. Mereka yang sibuk, jadi semua saudara datang dan kumpul. Jadi tradisi," tutur Dian.
Kemudian, lanjut Dian, kebiasaan tersebut turun dan diwariskan kepada dirinya dan keluarga saat ini. Melanjutkan, mewarisi kebiasaan keluarga yang dilakoni ibunya menjadi "lem", menjadi perekat bagi keluarga.
"Ya sekarang saya melanjutkan estafet menjadi perekat keluarga. Dari ibu memiliki kebiasaan jadi tempat berkumpul, sekarang turun ke saya untuk meneruskan tradisi tersebut," kenang Dian.
Kebiasaan tersebut dilanjut sampai sekarang. Wajib. Walau kondisi pandemi Covid-19 sempat melanda dan membuat jarak dan waktu begitu terasa, hal tersebut sebisa mungkin tetap dilakukan. Intinya berkumpul.
"Harus ada yang mau capek. Harus ada yang mau lelah untuk mengumpulkan keluarga. Karena kalau tidak seperti itu ya kita tidak kumpul. Pokoknya kebiasaan itu ibu saya pesan jangan sampai putus, gimana pun caranya," lanjut Dian.
Kuliner Wajib dan Pelesiran
Kumpul adalah hal wajib. Jelas harus ada penganan. Ini juga termasuk yang menjadi tradisi Lebaran Dian Siswarini. Ada kuliner wajibnya. Tak lengkap kalau tak ada hidangan khas. Dian diketahui berdarah Sunda. Perempuan kelahiran Majalengka 5 Mei 1968 ini tumbuh dan besar di tanah Sunda yang juga diketahui memiliki beragam kuliner khas yang menggugah selera.
Yang wajib ada bagi Dian dan keluarga adalah gulai kambing. "Kemudian opor jantung pisang. Tumis genjer campur oncom dan leunca juga wajib ada. Itu enak banget," kata Dian sembari membayangkan nikmatnya kuliner khas Lebaran di keluarganya itu.
Kenapa gulai kambing? Padahal gulai kambing bisa dimakan kapan saja di luar Lebaran? Dian menjawab, ini juga merupakan salah satu kuliner khas Lebaran warisan keluarganya. Dan, kambing tidak bisa dimakan sembarangan, tricky, cara ngolahnya, dan efek sampingnya kalau dimakan secara berlebihan.
"Kalau opor ayam kan bisa dimakan kapan saja. Dan itu kayaknya umum banget. Nah kalau kambing, kan tidak bisa dimakan setiap saat, makanya saat Lebaran, wajib ada," kata dian melanjutkan.
Dian juga diketahui doyan banget durian. Awak media yang biasa meliput pos telekomunikasi tahu persis kesukaan Dian ini. Hampir setiap event besar XL Axiata, buah durian wajib ada. Ini juga termasuk yang harus ada di Lebaran ala Dian Siswarini dan keluarga.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
