
Ilustrasi polantas mengatur lalu lintas pada periode mudik lebaran 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Survei dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan mayoritas masyarakat puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Tingkat kepuasan bahkan lebih tinggi di kalangan pemudik yang merasakan langsung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Direktur Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa survei membagi responden ke dalam dua kelompok. Kelompok tersebut terdiri dari masyarakat yang tidak mudik dan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik tahun ini.
“Mayoritas warga secara umum 80,8 persen puas dengan penyelenggaraan mudik lebaran tahun ini. Terlebih di kalangan pemudik tingkat kepuasan lebih tinggi yakni 85,3 persen,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (7/4).
Ia menambahkan bahwa tingkat kepuasan ini tetap terjaga jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tidak ditemukan penurunan berarti dalam persepsi publik terhadap penyelenggaraan mudik.
Dalam hasil survei, sebanyak 81,4 persen responden dari kelompok umum menilai Operasi Ketupat tahun ini lebih baik dalam menciptakan kelancaran arus lalu lintas. Penilaian ini bahkan lebih tinggi di kalangan pemudik dengan angka mencapai 82,7 persen.
Selain itu, persepsi positif juga terlihat dalam aspek keselamatan. Sebanyak 79,8 persen masyarakat menilai penyelenggaraan mudik tahun ini lebih baik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun lalu.
“Mayoritas setuju baik dikalangan semua responden maupun di kelompok responden yang melakukan mudik bahwa Operasi Ketupat lebaran tahun ini lebih baik dalam menciptakan kelancaran arus lalu lintas dan lebih baik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dibanding tahun lalu,” jelasnya.
Kepuasan pemudik juga tercermin dari penilaian terhadap fasilitas dan layanan selama perjalanan. Mayoritas responden mengapresiasi kehadiran berbagai layanan yang disediakan selama arus mudik dan balik.
“Pemudik paling puas dengan penyediaan posko dari Polri untuk pengamanan, pusat informasi, sekaligus memberi layanan tempat istirahat bagi masyarakat selama arus mudik/balik sebesar 84 persen,” tuturnya.
Selain posko, layanan rekayasa lalu lintas juga mendapat respons positif. Sebanyak 77,6 persen pemudik puas dengan penerapan contraflow dan one way di jalan tol, sementara 76,1 persen merasa puas dengan pengaturan di jalan arteri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
