Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 12.01 WIB

Tetap Sehat Selama Ramadhan, Berikut Tips Mengatur Pola Makan yang Baik Selama Puasa bagi Penderita Diabetes

ilustrasi diabetes - Image

ilustrasi diabetes

JawaPos.com - Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi insulin dalam jumlah cukup.

Atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksinya secara efektif. Insulin adalah hormon yang mengatur glukosa darah.

Bagi penderita diabetes, berpuasa bisa menyebabkan risiko kadar gula darah menjadi terlalu rendah atau terlalu tinggi, dan keduanya bisa berbahaya.

Sehingga, konsultasi dengan dokter sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan sangat dianjurkan, serta penting untuk membawa selalu obat-obatan dan makanan manis seperti kurma jika sewaktu-waktu perlu membatalkan puasa.

Selain itu, terus menguji glukosa darah secara teratur, serta membawa sebotol air untuk berjaga-jaga jika merasa dehidrasi.

Namun jika dinyatakan aman untuk mengikuti puasa, penderita diabetes harus memperhatikan pola makan yang baik.

Dilansir JawaPos.com dari Cleveland Clinic Abu Dhabi, meskipun sahur dan berbuka merupakan waktu makan utama selama Ramadhan, namun sebaiknya penderita diabetes makan setidaknya 3 kali sehari.

Serta, makan sahur disarankan dilakukan di akhir waktu untuk membantu mencegah hipoglikemia dan memberi Anda energi untuk bertahan sepanjang hari.

Menyeimbangkan dan merencanakan pola dan menu makanan bagi penderita diabetes dapat dioptimalkan dengan beberapa kelompok makanan.

Yang pertama adalah biji-bijian utuh yang mengandung serat yang membantu mengatur kadar gula secara perlahan.

Kemudian disarankan untuk mengonsumsi 2-3 porsi buah utuh bukan dalam bentuk jus sepanjang hari.

Penting pula untuk mengonsumsi sayuran dalam jumlah sedang sebagai alternatif makanan bertepung.

Lalu tidak lupa mengonsumsi protein yang tidak berubah menjadi gula, serta tetap terhidrasi dengan minum 2-3 liter air sehari.

Sebaliknya, makanan yang harus dikurangi dan dihindari antara lain adalah makanan berlemak dan asin, jus, kopi, teh, dan minuman bersoda karena bersifat diuretik dan dapat menyebabkan dehidrasi.

Usahakan juga untuk mengurangi jumlah makanan manis yang dimakan, dan hanya makan dalam porsi kecil 2-3 jam setelah berbuka puasa, dan sebaiknya tidak setiap hari.***

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore