Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Maret 2024 | 15.06 WIB

Tetap Produktif di Bulan Ramadhan dengan Melakukan Puasa Dopamin, Simak Manfaat dan Caranya

Ilustrasi tetap melakukan kegiatan produktif di bulan Ramadhan dengan puasa dopamin (pexels.com/Ruslan Burlaka). - Image

Ilustrasi tetap melakukan kegiatan produktif di bulan Ramadhan dengan puasa dopamin (pexels.com/Ruslan Burlaka).


JawaPos.com - Menjadi produktif di bulan Ramadhan seperti hari-hari biasanya tentu menjadi keinginan banyak orang yang sedang berpuasa.

Pasalnya, puasa sering kali membuat seseorang menghindari kegiatan-kegiatan produktif yang biasa dilakukan ketika hari-hari biasa, salah satunya seperti olahraga.

Namun sayangnya, kurangnya produktifitas seseorang di bulan Ramadhan karena terlanjur kecanduan melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat. Misalnya, scrolling media sosial dan bermain game online.

Kedua hal tersebut merupakan segelintir contoh dari kegiatan yang membuat seseorang kecanduan dan malas untuk melakukan kegiatan lain yang lebih produktif.

Pasalnya, kegiatan tersebut dapat memberikan efek puas dan rasa bahagia, meskipun sebenarnya kegiatan yang dilakukan tidak terlalu bermanfaat.

Jika hal ini terjadi, ada cara ampuh yang bisa dilakukan agar kembali produktif, terutama di bulan Ramadhan, waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan kegiatan positif.

Salah satu cara untuk mengembalikan produktivitas yakni dengan melakukan puasa dopamin.

Dopamin disebut juga hormon bahagia karena merupakan termasuk senyawa kimia di dalam otak yang memicu rasa senang dalam durasi waktu tertentu.

Hormon dopamin bisa meningkat jika melakukan kegiatan-kegiatan yang memuaskan, seperti olahraga, bermain game, membaca, dan scrolling media sosial.

Namun, jika hormon tersebut dihasilkan secara berlebihan akibat melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat, maka seseorang akan malas dan sulit merasakan kepuasan ketika melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Oleh karena itu, perlu perlu dilakukan puasa dopamin sebagai upaya untuk mengontrol dopamin dalam otak agar bisa lebih produktif.

Dilansir dari laman Medical News Today pada Minggu (17/3), berikut ini penjelasan selengkapnya seputar puasa dopamin atau dopamine detox yang dipelopori oleh Dokter Cameron Sepah.

Adapun tujuan dari puasa dopamin yakni untuk menghilangkan ketergantungan terhadap rangsangan tertentu, seperti pemberitahuan media sosial dan telepon.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore