
Ilustrasi dua orang sedang berbicara, menggambarkan dinamika percakapan normal tempat tanda-tanda demensia bisa teramati./Freepik
JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari perubahan kecil dalam cara seseorang berbicara atau berinteraksi yang terasa berbeda dari biasanya? Terkadang, perubahan halus dalam pola komunikasi bisa menjadi lebih dari sekadar kebiasaan baru yang muncul secara tidak disengaja.
Menariknya, penelitian medis telah mengidentifikasi beberapa tanda spesifik demensia yang seringkali terlihat jelas dalam percakapan normal kita sehari-hari.
Mengenali isyarat ini dapat menjadi langkah awal penting untuk memahami kondisi kesehatan yang mendasarinya. Melansir dari Geediting.com Senin (16/6), berikut adalah delapan tanda demensia yang dapat diamati dalam interaksi lisan.
1. Pengulangan dalam Percakapan
Satu di antara tanda umum adalah kebiasaan mengulang cerita, pertanyaan, atau pernyataan yang sama berkali-kali. Individu mungkin melupakan bahwa mereka sudah pernah menyampaikan hal tersebut kepada lawan bicaranya.
2. Kesulitan Menemukan Kata yang Tepat
Penderita kondisi ini seringkali kesulitan mencari kata-kata yang pas atau mengingat nama orang atau benda. Hal ini bisa membuat alur percakapan mereka terdengar sedikit terputus-putus atau membingungkan bagi pendengarnya.
3. Sulit Mengikuti Alur Pembicaraan
Orang dengan demensia mungkin menemukan tantangan besar dalam mempertahankan fokus saat percakapan berlangsung. Mereka cenderung kehilangan jejak topik yang sedang dibahas dan perlu diarahkan kembali secara berulang.
4. Sering Jeda dan Penggantian Kata
Mereka sering berjuang menjaga kelancaran obrolan sehingga banyak terjadi jeda yang tidak wajar di tengah kalimat. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan bisa mengganti sebuah kata dengan pilihan yang kurang tepat tanpa menyadarinya sama sekali.
5. Rentang Perhatian yang Berkurang
Penurunan kemampuan untuk mempertahankan perhatian dapat memengaruhi semua aspek kehidupan seseorang, termasuk kemampuan mereka dalam berinteraksi. Dalam percakapan, hal ini terlihat dari kesulitan mereka untuk fokus pada satu topik dalam waktu yang lama.
6. Perubahan Suasana Hati atau Kepribadian
Individu dengan demensia mungkin menjadi lebih sering menarik diri dari interaksi sosial atau menunjukkan perubahan suasana hati. Mereka bisa menampilkan perilaku yang tidak seperti biasanya, menunjukkan kemarahan atau kesedihan tiba-tiba.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
