
Mayapada Healthcare Group menambah fasilitas layanan kesehatan dengan melaksanakan peletakan batu pertana Mayapada Hospital Jakarta Selatan Tower 3 pada Rabu (4/6)/(Foto: Dimas Choirul/Jawapos).
JawaPos.com – Mayapada Healthcare Group resmi mengawali babak baru dalam dunia kesehatan Indonesia dengan melaksanakan peletakan batu pertana (ground breaking) Mayapada Hospital Jakarta Selatan Tower 3 pada Rabu (4/6). Proyek ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi penyediaan fasilitas kesehatan berstandar internasional di Tanah Air.
President Commissioner Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, menyatakan kebanggaannya atas dimulainya proyek ini. "Sebetulnya 15 tahun lalu kami sudah bermimpi membangun rumah sakit terbaik dan terbesar di Indonesia. Kini mimpi itu semakin dekat menjadi kenyataan," kata Jonathan dalam sambutannya, Rabu (4/6).
Jonathan menekankan komitmen untuk menciptakan pusat kesehatan yang mampu bersaing di kancah global. Ia menyebut proyek layanan kesehatan ini akan dilengkapi teknologi yang canggih.
"Kita pun akan datangi robotics dan juga teknologi yang terbaik dalam menangani onkologi itu pun juga di dukung oleh SDM-SDM terbaik," ucapnya.
Jonathan berharap, ke depannya Mayapada dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan Indonesia sekaligus mendukung program pemerintah di sektor kesehatan.
"Kami ingin membangun rumah sakit yang bisa menjadi kebanggaan Indonesia, sekaligus menarik pasien dari mancanegara. Dengan demikian, kami berharap dapat mengurangi arus pasien Indonesia yang berobat ke luar negeri."
Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Fiktorius Kuludong menjelaskan, nantinya proyek tower 3 lantai ini akan berdiri megah dengan 24 lantai dan 4 basement. Memiliki kapasitas 500 tempat tidur serta dilengkapi fasilitas unggulan meliputi pusat Onkologi dengan teknologi robotik terkini, pusat kardiologi komprehensif, layanan transplantasi organ, terapi regeneratif dan genomic hingga fasilitas VIP dan International Lounge.
"Proyek ini akan dibangun dalam dua fase, dengan target operasional fase pertama pada Juni 2027 dan fase kedua November 2027," jelasnya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dimulainya pembangunan tower baru ini. Menurutnya, hal ini selaras dengan visi Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Sehingga masyarakat tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik. "Ini juga bagian dari healthtourism. Jadi bukan orang kita yang keluar negeri, tapi orang luar negeri, orang negara lain yang belanja layanan kesehatan di kita. Ini juga akan mengerakkan perekonomian kita, menghemat devisa kita, memasukkan devisa. Jadi itu kepentingan pemerintah," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
