Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2023 | 22.43 WIB

6 Penyebab Sariawan di Mulut, Bisa Jadi Sinyal Kondisi Tertentu pada Tubuh!

Penyebab sariawan pada mulut

JawaPos.com – Sariawan dikenal sebagai tukak aphthous yang merupakan luka berbentuk bulat dan berwarna keputihan yang muncul di dalam mulut.

Luka ini bisa timbul di gusi, langit-langit mulut, dan di dalam pipi. Sariawan juga terasa nyeri. Sariawan tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu.

Sariawan sering terjadi pada kelompok usia 10 hingga 20 tahun, tapi tak menutup kemungkinan terjadi pada kelompok usia di luar itu.

Meskipun penyebab sariawan tidak pasti, banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya sariawan. Berikut ini kemungkinan pemicu terjadinya sariawan.

1.Kekurangan vitamin
Kekurangan vitamin, khususnya vitamin B bisa menimbulkan sariawan. Penelitian menunjukkan bahwa, pengobatan vitamin B12 efektif dalam memerangi sariawan yang berulang.

Mengonsumsi buah dan sayuran bisa membantu meredakan kekurangan vitamin B12 yang bisa meredakan sariawan.

2. Pasta gigi dan obat kumur yang mengiritasi
Pasta gigi dan obat kumur bisa menjaga kesehatan mulut dengan menghilangkan plak dari gigi serta membantu menyegarkan napas.

Produk pasta gigi mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang bisa mengiritasi mulut dan menimbulkan sariawan.

Untuk meminimalkan sariawan, periksa label bahan produk oral sebelum digunakan. Pilihlah pasta gigi dan obat kumur yang tidak mengandung bahan SLS.

3. Bakteri yang menginfeksi
Helicobacter pylori adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada lambung. Bakteri ini merupakan tukak lambung dan bagian atas usus kecil.

Dikutip Everyday Health, tak jarang bakteri helicobacter pylori ditemukan di rongga mulut sehingga memicu sariawan terjadi.

4. Cedera pada mulut
Cedera mulut bisa menimbulkan sariawan. Cedera pada mulut timbul karena menggunakan gigi palsu yang tidak pas dan menyikat gigi terlalu keras.

Selain itu, minuman atau makanan panas yang dimakan langsung bisa menyebabkan cedera pada mulut hingga menyebabkan sariawan.

5. Perubahan hormon
Perempuan akan lebih cenderung terkena sariawan dibandingkan laki-laki yang disebabkan karena salah satu hormon tertentu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore