Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 November 2023 | 23.39 WIB

BPOM Amerika Cabut Aturan Penggunaan Minyak Nabati BVO, Dampak Buruknya bagi Kesehatan

Ilustrasi: kandungan makanan berbahaya. - Image

Ilustrasi: kandungan makanan berbahaya.

JawaPos.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Amerika Serikat telah mengusulkan pencabutan peraturan yang mengizinkan penggunaan minyak nabati, yang dibrominasi atau brominated vegetable oil (BVO) secara nasional sebagai bahan tambahan dalam makanan pada Kamis (2/11).

Dilansir dari laman BPOM Amerika, Minggu (5/11), mereka menganggapnya tidak aman setelah dilakukan penelitian oleh Institut Kesehatan Nasional dan menemukan potensi dampak buruk bagi kesehatan manusia.

BVO adalah minyak nabati yang dimodifikasi dengan bromin atau brom. Mereka mengizinkan penggunaannya dalam jumlah kecil sebagai pengemulsi dalam minuman rasa jeruk untuk menjaga rasa tidak terpisah dan mengambang ke atas.

Karena itu, bahan tambahan tersebut ditemukan dalam beberapa minuman olahraga dan soda atau soda buah.

Pada tahun 1970, BPOM AS menetapkan BVO tidak lagi diakui sebagai aman secara umum dan mulai mengawai penggunaannya berdasarkan peraturan bahan tambahan.

Selama bertahun-tahun, banyak perusahaan pembuat minuman yang memformula ulang produk minuman mereka untuk menggantikan BVO dengan bahan alternatif, dan hingga saat ini, hanya ada sedikit minuman di Amerika yang mengandung BVO.

Meskipun BVO memiliki sejarah panjang sebagai bahan tambahan makanan dan pernah dianggap aman, mereka terus mempelajari bahan tersebut untuk memahami potensi dampaknya untuk kesehatan.

Sampai sebuah studi toksikologi terbaru yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional Amerika telah memberi bukti ilmiah yang dapat meyakinkan mereka untuk menghapus otorisasi BVO.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bioakumulasi bromin dan efek toksik pada kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon yang berperan penting dalam mengatur tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung, metabolisme, dan reaksi tubuh terhadap hormon lainnya.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore