Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 September 2026 | 21.34 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Perairan Indonesia, Besok Tiba di Jakarta

Kapal induk Giuseppe Garibaldi Dari Italia. (Wikipedia) - Image

Kapal induk Giuseppe Garibaldi Dari Italia. (Wikipedia)

JawaPos.com - TNI AL memastikan bahwa Kapal Induk Giuseppe Garibaldi sudah masuk Perairan Indonesia. Rencananya, besok (18/9) kapal hibah dari Angkatan Laut Italia itu akan tiba di Jakarta untuk kemudian menjalani proses serah terima kepada Pemerintah Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media pada Kamis (17/9). Dia menyatakan bahwa kapal induk tersebut segera merapat ke Jakarta setelah berlayar dari Italia sejak 25 Agustus 2026.

”Benar, ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki Perairan Indonesia, rencananya besok Jumat, 18 September akan tiba di Jakarta,” kata dia.

Setelah diserahterimakan, kapal induk itu akan melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Saat melaksanakan OMP, dia memastikan kapal induk tersebut akan dikawal oleh kapal-kapal fregat milik TNI AL.

”Kalau untuk OMSP, untuk penanggulangan bencana, operasi kemanusiaan, itu tidak perlu dikawal. Jadi, nanti fungsi dari kapal induk ini mungkin saat ini lebih difokuskan kepada OMSP, namun kita siapkan juga untuk OMP,” terang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali kepada awak media pada 9 September lalu.

Sesuai dengan keterangan Presiden Prabowo Subianto, Ali menyatakan bahwa kapal induk yang rencananya diberi nama KRI Gadjah Mada itu akan digunakan untuk pangkalan helikopter dan drone. Termasuk dalam operasi penanggulangan karhutla.

”Untuk Karhutla, helikopter yang bisa dibawa lebih dari 10. Itu nanti rencananya tidak hanya helikopter Angkatan Laut saja, jadi helikopter Angkatan Darat, helikopter Angkatan Udara juga bisa menggunakan kapal induk ini sebagai platform pangkalan yang berjalan, yang bergerak di atas laut,” jelasnya.

Orang nomor satu di TNI AL itu menyebut, pilot-pilot helikopter TNI AU dan TNI AD juga sudah melakukan latihan dan simulasi mendarat di atas deck kapal perang TNI AL. Ali yakin, jika pilot-pilot itu sudah bisa mendarat di atas kapal Landing Platform Deck (LPD), mereka akan lebih mudah mendarat di atas kapal induk.

”Latihannya di kapal LPD yang lebih kecil dari kapal induk. Kalau itu sudah bisa, pasti di kapal induk akan lebih mudah,” imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore