
Kapal Rumah Sakit menjadi salah satu alutsista yang akan dikirim ke Gaza Palestina dalam misi pasukan stabilitas internasional. (ANTARA/Rolandus Nampu)
JawaPos.com - Keberadaan pasukan TNI dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, Palestina, akan diperkuat satu unit kapal bantu rumah sakit milik TNI AL.
Selain itu, Angkatan Laut Indonesia juga sudah bersiap mengirim pasukan bila dibutuhkan. Jumlahnya menyesuaikan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa secara keseluruhan instansinya memiliki tiga unit kapal bantu rumah sakit. Satu di antaranya bakal dikirim ke Gaza.
Namun, Ali belum menyebut secara jelas kapal rumah sakit yang akan dikirim. Apakah KRI dr. Soeharso-990, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, atau KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991.
”Jadi, kami akan mengirimkan kapal rumah sakit, yang jelas sementara yang masih didaftarkan satu (kapal). Tapi, mungkin bisa jadi lebih dari satu,” kata Ali usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Markas Komando Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Kamis (12/2).
Karena itu, selain satu kapal bantu rumah sakit yang didaftarkan, TNI AL juga menyiapkan satu unit kapal cadangan.
Ali memastikan seluruh kapal tersebut dalam keadaan siap untuk melaksanakan operasi di Gaza.
Selain kapal, TNI AL juga menyiapkan pasukan. Sejauh ini pasukan dari batalyon zeni dan batalyon kesehatan Korps Marinir yang sudah siap.
”Kemudian dari batalyon kesehatan lapangannya Marinir, batalyon zeni-nya Marinir, kemudian dari pendukung-pendukung kesehatan dari TNI AL. Itu yang kami siapkan,” ucap Ali.
Berkaitan dengan jumlah, orang nomor satu di TNI AL itu menunggu keputusan dari pemerintah. Persisnya perintah dari Presiden Prabowo Subianto.
Prinsipnya, Angkatan Laut siap mengirimkan pasukan sesuai dengan jumlah yang diminta oleh negara.
”Sebenarnya sudah disiapkan sejak lama. Begitu presiden menyampaikan akan mengirim 20 ribu (pasukan) pada saat itu, kami sudah menyiapkan. Jadi, kalau (sekarang) ini jumlahnya lebih kecil, kami mungkin lebih siap untuk mengirimkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia memastikan pasukan TNI tidak akan melucuti Hamas atau pihak tertentu selama menjalankan misi di Gaza, Palestina.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan fokus prajurit TNI yang nantinya tergabung dalam ISF adalah menjaga stabilitas Gaza dan melaksanakan misi kemanusiaan.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas dan Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi pada Rabu (11/2).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022