Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Mei 2026 | 17.36 WIB

Perayaan Idul Adha di Gaza Dibombardir Rudal oleh Zionis Israel, Korban Berguguran 

Serangan rudal Israel dilancarkan saat warga Palestina bersiap merayakan Idul Adha. (Al-Jazeera). - Image

Serangan rudal Israel dilancarkan saat warga Palestina bersiap merayakan Idul Adha. (Al-Jazeera).

JawaPos.com - Israel kembali melancarkan serangan udara ke Gaza City pada Selasa (26/5) malam waktu setempat, tepat menjelang perayaan Idul Adha. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 12 lainnya, menurut pejabat rumah sakit di Gaza.

Pemerintah Israel mengklaim serangan itu menargetkan Mohammed Odeh, sosok yang disebut sebagai pemimpin baru sayap militer Hamas. Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut Odeh sebagai salah satu arsitek serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang berkepanjangan di Jalur Gaza.

Serangan terbaru ini terjadi kurang dari dua pekan setelah Israel mengumumkan telah membunuh kepala sebelumnya dari sayap militer Hamas, Izz al-Din al-Haddad.

Belum ada tanggapan resmi dari Hamas terkait klaim Israel tersebut. Sementara itu, jenazah para korban dibawa ke Rumah Sakit Shifa di Gaza City yang turut mengonfirmasi jumlah korban tewas akibat serangan.

Serangan udara terjadi pada malam menjelang Idul Adha, momen yang biasanya identik dengan perayaan, kumpul keluarga, dan santapan bersama umat Muslim.

Namun bagi warga Gaza, Idul Adha tahun ini kembali berlangsung dalam suasana duka. Sebagian besar warga masih hidup mengungsi di tenda-tenda dan tempat penampungan sementara setelah perang menghancurkan banyak wilayah permukiman.

Kondisi kemanusiaan di Gaza juga disebut masih memburuk di tengah konflik yang belum benar-benar berhenti meski sempat ada gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada Oktober tahun lalu.

Meski gencatan senjata telah diberlakukan, kekerasan masih terus terjadi. Otoritas kesehatan Palestina menyebut lebih dari 880 warga Palestina tewas akibat serangan Israel sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku.

Israel menyatakan operasi militernya dilakukan sebagai respons terhadap pelanggaran Hamas atau ancaman terhadap tentaranya. Namun pihak Palestina menegaskan banyak korban sipil turut tewas dalam serangan-serangan tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore