Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Januari 2017 | 20.33 WIB

Alumni IPDN Jangan Ambil Pekerjaan TNI

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Anggota Komisi I DPR Sukamta meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo agar tidak mengambil mengambil alih tugas aparat TNI. Terutama bagi para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang diwacanakan akan bisa menempati jabatan Komandan Komando Rayon Militer TNI (Danramil).


Ditegaskan Sukamta, lulusan IPDN tidak bisa menjadi Danramil. Karena IPDN bukan bagian dari TNI melainkan sipil. IPDN seharusnya mengisi kantor-kantor pemerintahan baik pusat ataupun daerah.


"Ya tidak bisalah. Danramil, Dandim, Pangdam, Panglima TNI ini komandan pasukan maka dia harus TNI," ujar Sukamta kepada JawaPos.com, Sabtu (14/1).


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, kalau para lulusan IPDN kekurangan lapangan pekerjaan di intansi pemerintah, maka solusinya harus membatasi penerimaan siswa baru. Sehingga tidak mengambil lahan pekerjaan TNI. "Jangan tiba-tiba ambil slot tempat yang sudah diatur undang-undang," katanya.


Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo mewajibkan bagi praja di IPDN mengikuti pelatihan bela negara dan wajib militer (wamil). Pendidikan bela negara dan wamil itu dipersiapkan jika suatu waktu terjadi kekosongan jabatan komando di tingkat Koramil, maka ASN yang berasal dari alumnus IPDN dapat mendudukinya. "Kalau posisi komandan koramil kosong, IPDN bisa masuk. Setidaknya dia bisa pegang senjata," katanya. (cr2/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore